Kalian pasti tahu Doraemon, Naruto, Hello Kitty, dan lain sebagainya. Ternyata, para pemilik karakter-karakter tersebut tidak hanya menjual animasi, komik maupun merchandise-nya saja, melainkan sebenarnya mereka juga sedang menjual IP (Intellectual Property)-nya.

IP disebut juga dengan kekayaan intelektual atau hak kekayaan intelektual atau juga hak milik intelektual. Dengan kata lain, IP merupakan hak yang timbul dari hasil olah pikir hingga menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. IP sendiri tidak berwujud fisik, melainkan merupakan gagasan atau ide original buatan seorang author yang dapat ditransformasikan menjadi produk jadi.

Nah, tak kalah dengan IP-IP dari luar negeri, Indonesia juga punya banyak, lho! Sebut saja Hey Blo!, Komik Ga Jelas, Emak-Emak Matic, Tahilalats, Garudayana, Mintchan, Gugug!, Ghfosty’s Comic, Manguni Squad, dan Satria Dewa Gatotkaca. Hebatnya lagi, ke-10 IP tersebut akan dipamerkan di gelaran Licensing Expo China, Shanghai 2019 pada 24-26 Juli 2019.

“Kami ingin produk kreatif IP karya anak bangsa bisa berkembang seluas dan sejauh mungkin, sehingga kelak ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Bapak Joshua Simanjuntak, Deputi Pemasaran BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif).

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Tugasnya adalah membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan menyinkronkan kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi serta radio.

Foto: Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *