Tahukah kalian? Berdasarkan data Sensus Penduduk tahun 2021, dari total penduduk Indonesia, sekitar 49,5%-nya adalah perempuan, sementara 32%-nya adalah anak-anak. Tapi sayang, masih banyak kelompok perempuan dan anak yang masuk dalam kelompok rentan. Terlebih lagi, situasi pandemi COVID-19 mengharuskan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru yang juga meningkatkan kerentanan pada perempuan dan anak.

Nah, bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia yang jatuh setiap 8 Maret, Danone Indonesia, salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang, selalu mendukung segala bentuk kesetaraan gender dan pemenuhan hak perempuan dalam mengambil segala peran. Jika perempuan terpenuhi haknya, ia bisa membesarkan anak-anaknya menjadi generasi maju.

Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Indra Gunawan menyampaikan bahwa saat ini Kementeriaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjalankan lima program prioritas yang merupakan arahan Presiden RI Joko Widodo dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2020-2024, salah satunya adalah upaya peningkatan peran Ibu dan keluarga dalam pengasuhan/pendidikan anak.

“Kebijakan perusahaan Ramah Keluarga dibutuhkan agar membawa dampak signifikan dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak di Indonesia. Untuk itu, pemerintah bersinergi dengan berbagai pihak untuk dapat memenuhi hak perempuan agar mendapatkan kesempatan yang setara di dunia kerja serta mendapatkan kesempatan untuk memenuhi hak anak. Kami sangat mengapresiasi perusahaan dalam hal ini Danone Indonesia yang telah menerapkan kebijakan Ramah Keluarga untuk melindungi perempuan dan anak. Perempuan berdaya untuk Indonesia semakin maju!” tandas Bapak Indra Gunawan.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan bahwa sesuai dengan tema Hari Perempuan Sedunia tahun ini yaitu #BreaktheBias, Danone Indonesia sebagai perusahaan Ramah Keluarga, memperkuat komitmennya dalam memberikan dukungan kepada perempuan Indonesia sebagai partner 24 jam untuk membantu mempersiapkan Generasi Maju. “Kami terus berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada para Ibu di Indonesia. Danone Indonesia merespons dan beradaptasi secara cepat terhadap segala perubahan, serta terus berinovasi mewujudkan perusahaan Ramah Keluarga dengan memprioritaskan fasilitas dan kebijakan di internal dan inisiatif untuk eksternal,” jelasnya.

Semua itu terbukti lewat usaha Danone Indonesia yang memberikan dukungan bagi karyawan wanita melalui lingkungan kerja “Family-friendly”. Cuti melahirkan berbayar selama 6 bulan bagi Ibu dan 10 hari untuk Ayah. Menyediakan ruang laktasi (untuk memompa ASI) yang nyaman, asuransi kesehatan serta jam kerja fleksibel.

Ada pula program DANISA (Danone Indonesia Meng-ASI-hi) pendampingan karyawan perempuan dalam pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun. Program ini bertujuan untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan menyusui dan meningkatkan rasa percaya diri karyawan perempuan sebagai seorang Ibu. Edukasi “1000 Hari Pertama Kehidupan” serta pemantauan status gizi anak karyawan di “1000 Hari Pertama Kehidupan”. Ada pula program edukasi Bicara Gizi dan Isi Piringku.

Dilakukan pula program pemberdayaan perempuan lewat Warung Anak Sehat yaitu program pemberdayaan penjaga kantin sekolah untuk menyediakan jajanan dan minuman sehat bagi siswa, Recycle Business Unit  (RBU) berupa pemberdayaan kepada pemulung di 6 RBU di 4 kota Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan pemulung serta mendukung terciptanya ekonomi sirkular, AQUA Home Service dengan memberdayakan ibu rumah tangga melalui rangkaian lokakarya serta edukasi tentang keuangan dan usaha mikro kecil dengan menjadi duta kebaikan AQUA, Rumah Tempe, dan Rumah Bunda Sehat dimana berupa program terpadu untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang gizi, keterampilan pengolahan makanan serta kewirausahaan.

Tak hanya itu, demi mendukung penuh para orangtua dalam hal tumbuh kembang anaknya, Danone Indonesia juga selama 24 Jam 7 hari melayani keluarga Indonesia melalui Careline Danone SN Indonesia bebas pulsa 0-800-1-360-360. Layanan multi-channel pertama yang siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan maksimal kepada keluarga Indonesia, bisa melalui WA, FB maupun IG. Melayani lebih dari 2000 keluarga dari seluruh Indonesia setiap harinya. Mengedukasi konsumen seputar isu kesehatan dan nutrisi melalui sumber daya yang memiliki latar belakang terkait.

“Kapan pun, para Ibu dapat menghubungi kami melalui channel yang sesuai dengan pilihan Ibu. Dalam melayani konsultasi, para Careliners memberikan edukasi dan merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun serta asupan nutrisi yang bergizi sesuai dengan tahapan usia anak,” terang Head of Careline Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, Flora Pramasari. “Selama tahun 2020, intensitas komunikasi dengan pelanggan meningkat 170% dibanding tahun 2019. Kondisi pandemi ini menuntut kami untuk melakukan berbagai inisiatif yang adaptif dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung dan meningkatkan kualitas nutrisi serta kesehatan keluarga dan anak demi terciptanya Generasi Maju,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Direktur Eksekutif Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Maya Juwita memaparkan bahwa berinvestasi di tempat kerja yang Ramah Keluarga akan berdampak baik untuk keluarga, bisnis, masyarakat, dan ekonomi. “Sejak awal pandemi, perempuan rentan mengalami berbagai permasalahan, seperti beban ganda, kehilangan mata pencaharian, terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, hingga mengalami kekerasan berbasis gender. Perusahaan yang memperlakukan perempuan secara baik, maka investasinya akan kembali pada bisnis dalam bentuk produktivitas dan loyalitas. Tren positif menciptakan tempat kerja yang Ramah Keluarga memungkinkan orang tua untuk memberi anak-anak mereka awal terbaik dalam kehidupan dan berkontribusi pada success rate pertumbuhan anak yang optimal di Indonesia. Selain itu, juga berkontribusi pada upaya peningkatan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Secara psikologis, Psikolog Rosdiana Setyaningrum menjelaskan bahwa perempuan yang menjalankan peran sebagai ibu perlu penguatan diri sendiri, dukungan keluarga, lingkungan atau masyarakat, dan pemerintah. “Perusahaan perlu menjadi support system bagi para perempuan pekerja dengan memberikan dukungan praktik pengasuhan positif yang kolaboratif seperti melalui pelatihan, pendampingan, dan kampanye kesadaran untuk menyoroti pentingnya masa tumbuh kembang anak agar optimal. Hal ini selanjutnya mewujudkan keluarga yang lebih bahagia, anak-anak yang lebih sehat, dan mengarah pada bisnis yang lebih baik. Secara internal, implementasi perusahaan yang Ramah Keluarga berhubungan dengan produktivitas kerja yang lebih baik dan kemampuan untuk menarik, memotivasi, dan mempertahankan karyawan,” urainya

“Semua perempuan memiliki hak yang sama di masyarakat. Namun, pada faktanya masih banyak perempuan yang mengalami keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan kesehatan. Inisiatif perusahaan dalam menyediakan layanan konsultasi yang accessible untuk semua kalangan dapat mengurangi stres pengasuhan dan mendorong wellbeing dalam diri orang tua,” tutup Psikolog Rosdiana.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *