Jakarta, majalahjustforkids. com – Memperingati Hari Gizi Nasional, 25 Januari 2023, Tokopedia mencatat makanan dan minuman (makmin) sehat semakin diburu masyarakat. “Jus lemon, biji-bijian seperti chia, granola, madu hingga sereal menjadi beberapa makmin sehat yang paling laris di Tokopedia sepanjang 2022,” ujar Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

Tokopedia melalui kampanye Tokopedia Nyam! terus membantu pegiat usaha, khususnya UMKM lokal makmin sehat dari seluruh daerah di Indonesia, untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Inisiatif Hyperlocal juga terus digencarkan ​​untuk mendekatkan penjual termasuk di industri makmin sehat dengan pembeli di mana pun mereka berada. “Contoh manifestasinya, ada Kumpulan Toko Pilihan (KTP) untuk membantu UMKM memperluas jangkauan pasar di dalam kota dan sekitarnya. Selain itu, ada Dilayani Tokopedia agar UMKM bisa menjangkau pembeli di luar kota,” jelas Ekhel.

“Ada pula fitur Bagikan Alamat yang memungkinkan masyarakat mengirim hampers, termasuk hampers makmin sehat, dengan lebih mudah melalui aplikasi Tokopedia sehingga tidak perlu memasukkan alamat yang dituju secara manual,” tambah Ekhel.

Berkat deretan inisiatif tersebut, Tokopedia mencatat berbagai temuan menarik seputar makmin sehat di 2022. Kampar (Riau), Pringsewu (Lampung), Tabanan (Bali), Dumai (Riau) dan Buleleng (Bali) menjadi wilayah dengan peningkatan jumlah transaksi makmin sehat paling tinggi. Di sisi lain, wilayah dengan peningkatan penjual makmin sehat paling tinggi adalah Kotawaringin (Kalteng), Lampung Timur (Lampung), Indragiri Hulu (Riau), Bukittinggi (Sumbar) dan Musi Banyuasin (Sumsel). Sementara itu, Bengkalis (Riau), Lampung Tengah (Lampung), Demak (Jateng), Kubu Raya (Kalbar) dan Buleleng (Bali) mengalami lonjakan pembeli makmin sehat paling tinggi pada 2022. Loka Padang (Jakarta) dan Rumah Mocaf (Banjarnegara) adalah contoh UMKM lokal makmin sehat yang juga terus mendukung pemenuhan gizi nasional dan ketahanan kesehatan masyarakat.

Irene Umar melalui Loka Padang berinovasi dengan menciptakan berbagai olahan masakan khas Nusantara berbahan dasar nabati. “Kami menggandeng ahli gizi internal untuk memastikan seluruh makanan Loka Padang tetap sehat dan bergizi dengan tidak menggunakan MSG, perasa, pewarna dan pengawet,” jelasnya. Penjualan Loka Padang juga naik hingga 2 kali lipat sejak bergabung di Tokopedia.

Riza Azyumarridha Azra, di sisi lain, menggandeng ratusan petani singkong melalui Rumah Mocaf untuk membuat modified cassava flour (mocaf) bebas gluten yang diolah menjadi berbagai makanan yang lebih sehat, misalnya, mie, cookies dan masih banyak lagi. “Berkat Tokopedia, produk Rumah Mocaf yang dipasarkan dengan merek Mocafine bisa dikenal lebih banyak masyarakat, bahkan jumlah transaksi toko bisa naik 25 kali lipat di 2022,” ujar Riza.

Tokopedia bersama Dokter Gizi, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK membagikan tiga tips mudah menerapkan pola gizi seimbang.

  1. Utamakan sumber bahan pangan lokal. “Berdayakan dahulu sumber bahan makanan yang ada di sekitar kita dan mudah dicari sehari-hari. Misalnya, banyak sekali sumber karbohidrat yang mudah ditemukan di Indonesia selain nasi, misalnya umbi-umbian atau makanan berbahan singkong,” jelas dr. Juwalita. Contoh sumber pangan lokal yang bisa dimanfaatkan masyarakat adalah modified cassava flour (mocaf) bebas gluten yang diusung Rumah Mocaf dan makanan vegan khas Nusantara oleh Loka Padang.
  2. Sesuaikan sumber bahan pangan sesuai dengan kriteria gizi seimbang. “Agar pola makan lebih seimbang, perhatikan asupan serat terutama dari sayur dan buah. Batasi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan. Pastikan mengonsumsi makanan dalam kadar seimbang, yakni antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah,” tambah dr. Juwalita.
  3. Perbanyak protein hewani atau nabati. Menurut Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah 60 gram per hari untuk perempuan dan 65 gram per hari bagi laki-laki. “Protein diperlukan tubuh untuk mengganti sel-sel yang rusak. Indonesia terkenal dengan sumber protein nabati, mulai dari tahu, tempe, kacang-kacangan dan lain-lain,” tutup dr. Juwalita.

(Foto : Ist)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *