Perayaan HAN tahun ini masih harus dirayakan secara daring dari rumah sama seperti tahun lalu. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diberlakukan sejak awal Juli. Meski begitu, HAN tetap menjadi momen yang tepat untuk parents memiliki waktu berharga bersama anak di rumah, sekaligus mengajarkan anak untuk selalu bersyukur dan peduli terhadap sesama. Hal ini sesuai dengan tema HAN tahun ini yaitu “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, dan dengan tagline #AnakPeduliDiMasaPandemi.

Menyadari hal tersebut, Yayasan Del bersama unit dan afiliasinya yaitu, Rumah Faye, Radio Del FM, dan Institut Teknologi Del mengadakan kegiatan perlombaan dan kompetisi untuk menyuarakan hak-hak anak serta menciptakan suasana gembira namun tetap memberikan wawasan dan menimbulkan keinginan belajar bagi anak-anak. Yuk, simak kegiatan-kegiatan yang dapat ditiru untuk merayakan Hari Anak Nasional di rumah!

  1. Belajar sambil Bermain. Ketika parents bermain bersama anak, hal tersebut akan membantu anak-anak untuk mengembangkan keahlian mereka. Mulai dari perkembangan motorik anak, kemampuan sosial dan emosional sampai dengan kemampuan dasar aritmatika. Di masa pandemi, anak dan parents akan banyak menghabiskan waktu bersama, seharusnya momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat bonding antara parents dan anak. Hal ini penting karena ketika anak bermain dengan parents, anak akan merasakan rasa aman yang tidak dirasakan saat bermain dengan orang lain. Pembelajaran yang ingin parents sampaikan ke anak juga dapat diterima dengan baik, karena bermain juga bentuk komunikasi untuk anak-anak.
  2. Bernyanyi Bersama. Kegiatan bernyanyi bersama yang dilakukan oleh anak dan akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi anak. Professor Graham Welch dari University of London mengungkapkan manfaat dari bernyanyi untuk anak. Di antaranya adalah untuk membangun kepercayaan diri, meningkatkan harga diri, selalu melibatkan emosi, mendorong inklusi sosial, mendukung pengembangan keterampilan sosial, dan memungkinkan anak dari berbagai usia dan kemampuan untuk bersama-sama berhasil menciptakan sesuatu yang istimewa dalam seni. Aktivitas ini juga dapat membantu untuk mempererat hubungan serta menjaga atau bahkan memperbaiki suasana hati.
  3. Bercerita atau Mendongeng. Dongeng atau cerita rakyat kerap diceritakan kepada anak-anak pada zamannya, namun saat ini sepertinya dongeng dan cerita rakyat mulai pudar dari kehidupan sehari-hari. Parents dapat mengenalkan kembali dongeng dan cerita rakyat ini kepada anak-anak, mengingat dongeng dan cerita rakyat dipenuhi pesan-pesan moral yang bagus untuk anak-anak. Parents juga dapat mendorong anak-anak untuk membaca buku cerita dan dongeng sendiri, lalu berikan pertanyaan kepada mereka apa yang yang mereka tangkap dari cerita tersebut.
  4. Menggambar Bersama. Tak jarang di usia balita sampai awal masuk sekolah, tembok rumah dipenuhi coretan atau gambar dengan spidol, krayon, dan alat tulis lainnya. Parents tidak perlu marah karena menggambar memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Seperti, mengembangkan motorik halus anak, membangun konsentrasi, meningkatkan kepercayaan diri serta melatih kesabaran mereka. Tidak hanya bermanfaat untuk anak, yang ikut menggambar bersama anak dapat memperbaiki suasana hati mereka serta mempererat bonding dengan anak. Rumah Faye, salah satu unit dan afiliasi Yayasan Del yang bergerak di bidang perlindungan anak, menggelar perlombaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2021. Salah satu lomba yang diadakan adalah lomba menggambar poster yang dikhususkan untuk anak berumur 5 sampai 12 tahun, dan mengusung tema Yuk Pakai Masker! Poster akan dinilai dari segi kreativitas, keindahan dan juga kerapihan, akan ada hadiah menarik tentunya untuk karya-karya terbaik, untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi akun instagram @rumahfaye
  5. Berkreasi dengan Video. Di era digital ini, dengan pengaruh media sosial yang sangat pesat, menimbulkan kekhawatiran akan apa yang dikonsumsi anak-anak kita pada media sosial ini. Namun parents tetap dapat mengatasi hal ini dengan mendorong anak untuk mengonsumsi konten-konten edukatif yang menarik, seperti infografis atau fun facts yang menarik minat mereka. Kita juga dapat mendorong anak-anak kita untuk membuat konten-konten edukatif yang kreatif dan mudah dikonsumsi oleh teman-teman mereka! Selain lomba menggambar poster, Rumah Faye juga menggelar kompetisi video edukatif dan kreatif yang masih dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional. Dikhususkan untuk anak berusia 13 hingga 17 tahun. Video yang dibuat dapat berbentuk vlog, motion graphics, atau TikTok dengan durasi 1 menit dengan pilihan tema Dampak COVID-19 Pada Hidupku, Suaraku untuk Pemerintah, atau Ajakan Cegah COVID-19.

(Ilustrasi : JFK)

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *