Wilio Buka Gerai Baru Kedelapan di Cibubur dan Luncurkan Koleksi Kolaborasi dengan NeverTooLavish

Hari Sabtu (14/9) lalu, tampak suasana ramai di Trans Studio Mall (TSM) Cibubur Level 2. Tepatnya di depan Wilio, gerai multi-brand produk sepatu, pakaian olahraga, dan aksesori khusus untuk anak usia 0-14 tahun.

Ya, hari itu, Kanmo Group kembali melakukan ekspansi bisnis dengan menghadirkan gerai kedelapan Wilio. Pembukaan gerai baru Wilio tersebut dimeriahkan oleh 5 anak “Wilio Squad 2019” yang turut serta menampilan bakat mereka, seperti menari jalanan (street dance), wushu, hingga senam hula hoop.

Toko Ramah Anak

Dengan luas sebesar 128 m2, gerai Wilio di TSM Cibubur hadir dengan konsep baru yang lebih segar dan terbuka. Konsep interior yang ramah anak (child friendly) yang diusung semakin terlihat dengan adanya ring basket di tengah-tengah gerai. Saat itu, beberapa anak lelaki terlihat antusias berlomba memasukkan bola basket ke dalam keranjang. Mereka tampak gembira dan bersenang-senang.

“Konsep toko di Cibubur adalah konsep terbaru kami yang mengutamakan pengalaman pelanggan (customer experience). Jadi, kita sediakan area bermain, seperti ring basket. Anak-anak bebas bereksplorasi. Misalnya, ketika kakak atau adiknya lagi coba-coba produk Wilio, atau ayah ibunya belanja, maka anak-anak itu bisa bermain sambil menunggu. Mereka bisa main tembak bola basket, atau nyobain skuter juga bisa,” ungkap Ibu Cindy Marleta Widjaja, Brand Manager Wilio.

Wilio sendiri sebelumnya sudah memiliki 5 gerai di Jakarta. “Nah, kita melihat ada area yang belum kita jangkau, utamanya di luar Jakarta, yaitu Cibubur. Selain merupakan family mall yang sesuai dengan target konsumen kami, lokasi ini juga dipilih untuk menjangkau keluarga yang tinggal di Bekasi, Bogor, Depok dan sekitarnya,” terang Ibu Syafrina Nasution, Brand Director Wilio Indonesia terkait alasan mereka memilih TSM Cibubur.

Kolaborasi Wilio x NeverTooLavish

Pada kesempatan itu, Wilio juga sekaligus memperkenalkan koleksi terbaru hasil kolaborasi pertama mereka dengan NeverTooLavish dalam bentuk tas ransel anak. NeverToo Lavish, kumpulan para seniman mural yang berkecimpung di bisnis kreatif ini, dikenal karena desainnya yang kreatif dan custom-made, alias dibuat/dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pembeli.

(ki-ka) Muhammad Azka, Bernhard Suryaningrat dan Zaenal menjelaskan mengenai desain tas kolaborasinya dengan Wilio

Tahun lalu, NeverTooLavish sempat viral saat jaket denim desain mereka dikenakan oleh Presiden RI Joko Widodo ketika ‘touring’ mengendarai sepeda motor modifikasi pada saat kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat.

Seni mural bertema grafiti pada tas sekolah desain NeverTooLavish ini tersedia dalam 3 warna berani, yaitu merah, hijau dan biru. Dengan bantalan empuk di bagian pundak, tas sekolah ini juga dilengkapi dengan tempat untuk menyimpan laptop dan botol minum.

Grafiti Bukan Vandalisme

“Ini adalah pertama kalinya kami merancang untuk anak-anak dan kami sangat bersemangat. Kami punya visi yang sama dengan Wilio, yakni untuk menginspirasi anak-anak melalui seni dan gambar, yang mendorong anak menjadi multi kreatif. Tema grafiti diangkat untuk mengedukasi juga, umumnya grafiti kan dianggap sebagai aksi coret-coret yang bersifat vandalisme (merusak) di tempat umum atau sembarang tempat. Padahal ya nggak begitu juga. Seni grafiti merupakan aksi kreatif  bila dituangkan dengan baik dan pada wadah yang tepat,” ujar Kak Bernhard Suryaningrat, Desainer NeverTooLavish.

(ki-ka) Syafrina Nasution (Brand Director Wilio), Bernhard Suryaningrat (NeverTooLavish), Muhammad Azka (NeverTooLavish), Cindy Marleta (Brand Manager Wilio)

Itulah sebabnya, lanjut ia, salah satu cara untuk mengubah pola pikir masyarakat yang telanjur menganggap bahwa grafiti hanya sekedar aksi coret-coret, NeverTooLavish mencoba memasuki pasar anak-anak.

“Sasaran Wilio ini adalah anak-anak dan orangtuanya, atau keluarga, jadi pas banget. Nanti, orangtuanya juga sekalian bisa menjelaskan kepada anaknya, bahwa grafiti itu adalah seni. Sehingga diharapkan anak-anak juga bisa suka bahkan mencintai seni grafiti,” ujar Kak Bernhard yang menjelaskan NeverTooLavish mengadakan workshop seni mural juga untuk anak-anak hampir setiap bulan.

Tas sekolah Wilio hasil kolaborasi dengan NeverTooLavish

Pada acara peluncuran ini, NeverTooLavish melakukan live painting di 1 tas Wilio. Tas tersebut kemudian dilelang dan hasilnya disumbangkan untuk organisasi anak yang membutuhkan.

Ke depannya, diungkapkan Ibu Syafrina, desain kolaborasi ini tak menutup kemungkinan diperluas pada produk sepatu, topi, dan sebagainya dengan mengangkat tema lain.

Nah, kamu tertarik? Datang saja langsung ke gerai Wilio, ya? Tas kolaborasi Wilio x NeverTooLavish ini dijual seharga Rp.699.000 dan dapat ditemukan di seluruh gerai Wilio di Jakarta dan Surabaya.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *