Chilibeli Luncurkan Strategi Baru Guna Hadapi Covid-19 pada Bulan Ramadan

Lebaran tinggal hitungan hari nih, Moms. Tentunya perayaan akbar Idul Fitri tahun ini terasa berbeda ya? Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) akibat pandemi Covid-19 membuat persiapan jelang Lebaran tak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya nih, ibu-ibu sudah berbelanja berbagai kebutuhan pokok di bulan Ramadan ini sebagai persiapan jelang Lebaran. Pasar pun dipenuhi pedagang maupun pembeli. Namun, sejak imbauan #dirumahaja, mayoritas perilaku pembelian pun beralih ke online, termasuk kebutuhan pokok atau sehari-hari.

Hal ini pun sangat disadari oleh Chilibeli, platform social commerce cerdas. Sejak berdiri pada Juli 2019 lalu, mereka telah memperkenalkan era baru berbelanja berbagai kebutuhan pangan pokok rumah tangga secara digital. Nah, memanfaatkan suasana PSBB dan stay at home, Chilibeli menjawab berbagai tantangan dengan meluncurkan strategi baru.

Tantangan dan Solusi Selama Pandemi

Kendala pertama yang dihadapi sejak pandemi Covid-19, diungkapkan Yumir Syamsyah Lubis, Head of Marketing Communications, Chilibeli, pada bincang virtual Chilibeli yang diadakan hari ini di Jakarta, adalah melambatnya pertumbuhan lini usaha HoReCa (Hotel Restaurant Café) yang merupakan lini usaha B2B (business to business) Chilibeli.

Hal ini tentu saja memengaruhi angka pasokan menjadi berlebih, khususnya untuk beberapa sembako. Untuk itu, manajemen dengan sigap memperkuat jaringan Mitra dan Sahabat (sebutan untuk pembeli) di Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan, serta melebarkan sayap dengan membuka komunitas Mitra baru di Surabaya, guna mendorong penjualan pasokan lebih tersebut.

Kemudian, dengan PSBB, maka kegiatan komunitas pun tertunda. Oleh karena itu, Chilibeli menggencarkan akuisisi mitra secara online dengan melakukan kampanye-kampanye di media sosial (Instagram & Facebook @chilibeli.id) dan juga melalui Google. Upaya ini pun berhasil menjaring ratusan Mitra baru. Adapun keseluruhan jumlah Mitra Chilibeli saat ini, diungkapkan oleh Gabriela Davita Amelia, Brand Specialist, Chilibeli, sudah mencapai ribuan orang.

Sedangkan, bagi masyarakat yang telah menjadi Mitra dan Sahabat, kendala berikutnya adalah penutupan akses mandiri ke berbagai pemukiman Mitra sehingga pesanan terlantar. Tantangan ini dipecahkan dengan memperbarui aplikasi dan situs Chilibeli.id, dimana sekarang produk pesanan Sahabat dapat langsung diantarkan ke rumah Sahabat yang akses perumahannya tidak ditutup. Jadi, tidak harus melalui perantara Mitra seperti sebelumnya.

“Saat ini pemesanan ke Sahabat bisa langsung dilakukan melalui aplikasi Chilibeli (di playstore) atau bisa dilakukan di www.chilibeli.id dengan cara memilih “Kirim Langsung” pada saat melakukan pesanan. Produk dapat didapatkan H+1 dan gratis ongkir, apabila pemesanan dilakukan sebelum pukul 2 siang di hari sebelumnya,” urai Gabriela.

Jangkauan Chilibeli saat ini, katanya, mencakup area Jakarta, Tangerang, Depok dan Surabaya. Pihaknya memastikan bahwa bahwa kebersihan produk terjaga dengan mengharuskan setiap staf mengikuti protokol kebersihan yang diajurkan oleh perusahaan.

Paket Sembako Khusus Lebaran

Gejolak ekonomi akibat pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh sejumlah Mitra, ini sangat disadari oleh Chilibeli. Untuk meringankan beban pikiran dan kegelisahan mereka, Chilibeli memberikan hadiah kecil berupa produk kepada Mitra yang berprestasi.

“Ini merupakan salah satu wujud nyata dan rasa syukur kami terhadap dukungan dan kesetiaan Mitra. Kami berencana untuk menjadikan inisiatif ini sebagai program harian yang akan berlangsung selama beberapa bulan kedepan,” urai Yumir.

Selain itu, sejak awal bulan puasa, Chilibeli luncurkan sebuah inisiatif bertajuk #KebaikanMitraChilibeli – yaitu sebuah kampanye cerita video digital yang menyoroti kisah para Mitra Chilibeli. Kampanye video tersebut diluncurkan selama bulan puasa berlangsung. Tidak hanya itu saja, Chilibeli pun menghadirkan paket sembako khusus Lebaran dengan harga terjangkau, mulai kisaran Rp. 59.000 hingga Rp. 94.900.

Menanggapi harga sembako yang naik terutama menuju Lebaran, Yumir menegaskan bahwa Chilibeli terus memonitor tren dan menyesuaikan harga sesuai dengan harga rata-rata pasar.

“Dari pihak kami, untuk saat ini, kecenderungan harga normal. Kami belum dapat pastikan berapa persen kenaikan harga menjelang Lebaran. Namun selalu kita pantau dan kita selalu berusaha agar harga tetap stabil,” katanya.

Prediksi Perilaku Konsumen Pasca PSBB

Diakui oleh Gabriela, hingga saat ini transaksi di Chilibeli masih terus meningkat, meskipun tidak secepat sebelum adanya pandemi Covid-19. Pada masa pandemi awal, produk yang banyak dibeli adalah temulawak dan jahe. “Kami prediksi akan ada perubahan perilaku Sahabat, karena dengan adanya pandemi ini, banyak orang yang akan beralih dengan belanja online. Jadi kami harapkan transaksi di aplikasi Chilibeli juga akan terus meningkat,” harapnya.

Setelah masa PSBB selesai dan Chilibeli dapat beroperasi kembali seperti semula, ada beberapa rencana usaha yang menjadi prioritas perusahaan, yaitu perbaikan mutu rantai pasok, pengelolaan logistik, ketanggapan tim, serta terus mendorong pengalaman pengguna aplikasi Chilibeli agar semakin cerdas dan intuitif.

“Ada kecenderungan bahwa konsumen akan menjadikan gaya belanja online sebagai salah satu pilihan berbelanja efisien dan efektif, terutama bagi konsumen sibuk dengan berbagai peran di dalam rumah tangga,” tutup Yumir.

Bila Moms tertarik untuk menjadi Mitra Chilibeli dan mendapatkan penghasilan tambahan, syaratnya cukup mudah, yakni memiliki smartphone dan punya jiwa kewirausahaan yang tinggi. Setelah mendaftar, akan dilakukan training dan ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum akhirnya bisa menjadi Mitra Chilibeli.

(Foto: Istimewa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *