Kids, siapa yang kalau belajar harus disuruh-suruh? Wah, jangan, ya! Belajar itu harus kemauan sendiri. Seperti Gina Elya Medina yang berpendapat bahwa belajar itu harus dari hati.

Awalnya, Gina Elya Medina tak menyangka bahwa hobinya menulis puisi dan cerpen, bisa menghantarkannya terpilih menjadi salah satu dari 14 anggota KidZania Congrezz masa bakti 2016-2018. Mereka berperan sebagai anggota dewan perwakilan rakyat KidZania yang disebut CongrezzKid.

Kala itu pihak sekolah menawarkan kepada Elya, begitu ia biasa disapa, untuk mengikuti kompetisi pemilihan anggota CongrezzKid di KidZania Jakarta. Sebagai persyaratannya, gadis kelahiran Magelang, 23 Agustus 2006 ini harus mengirimkan cerita pendek (cerpen) hasil karyanya dengan tema “Aku dan Orang di Sekitarku”.  “Dari ratusan peserta, dipilih 50 orang, lalu di seleksi lagi hingga terpilih 14 orang,” cerita siswi kelas 6 SD Islam Plus Baitul Maal, Tangerang Selatan.

Atur Waktu

Terpilih sebagai anggota CongrezzKid tentu membuat kesibukan Elya semakin bertambah. Tapi bukan Elya namanya kalau tidak bisa mengatur waktu. Layaknya seorang anggota DPR, para anggota CongrezzKid juga harus membuat dan menggodok Undang-Undang. Dan yang tak kalah pentingnya adalah melakukan kunjungan ke berbagai instansi pemerintahan. Sebut saja ke DPR, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan lain sebagainya. “Aku selalu ikut kalau di sekolah tidak lagi test,” ujar anak sulung dari empat bersaudara ini.

Tambah Pengalaman

Diakui Elya, banyak hal positif yang ia dapat dengan menjadi anggota CongrezzKid. “Pengalaman baru, teman baru, dan wawasan baru,” ucap gadis yang hobi menulis, membaca, memasak, dan mendesain baju ini. Lewat hobi menulis dan membaca, berbagai prestasi sudah diraihnya. Seperti juara mendongeng dan lomba baca puisi. Tak hanya membaca puisi saja, putri dari Bunda Dewi Susiyanti dan Ayah Evan A. Rosyidin Anwar ini juga ternyata membuat sendiri puisinya.

Untuk bisa berprestasi, diakui Elya harus rajin dan tekun belajar, asah terus talenta yang dimiliki dengan rajin mengikuti berbagai perlombaan. “Belajar harus dari hati, dan jangan lupa untuk selalu berdoa,” ungkap gadis yang bercita-cita menjadi desainer dan pendongeng. (Novi)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *