Gandeng ALZI, Hero Supermarket Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia dan Demensia

Berbelanja bulanan bersama keluarga memang menyenangkan. Tak jarang seluruh anggota keluarga ikut serta, tak hanya anak-anak saja, melainkan Kakek Nenek. Apa Moms dan Dads juga begitu?

Jika iya, pastinya Moms dan Dads akan merasa nyaman jika destinasi belanja yang dituju ramah bagi lansia. Maklum saja, tak jarang para lansia mengalami gejala kepikunan, atau dalam istilah medis disebut sebagai demensia.

Hal ini pula yang menjadi salah satu kepedulian perusahaan retail terkemuka di Indonesia ini. Sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Hero Supermarket ke-50 tahun, Hero Supermarket dan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) kembali berkolaborasi mengedukasi masyarakat melalui peluncuran infografis dan e-booklet “Kenali 10 Gejala Umum Demensia Alzheimer”, pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Dalam peluncuran ini juga diadakan talkshow Sarana Ramah Lansia dan Demensia: Peran Kita Semua dengan narasumber dari Hero Supermarket dan ALZI, yang membahas mengenai gejala demensia dan penanganannya. Edukasi ini diharap mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya mengetahui gejala awal dari demensia dan alzheimer.

(kiri – kanan) Diky Risbianto, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk., dr. Tara Puspitarini Sani, MSc selaku Pelatih Senior ALZI & Dosen di FIKIK Unika Atma Jaya, dan Pao Pheng (Moderator) pada acara talkshow Sarana Ramah Lansia dan Demensia: Peran Kita, Selasa (31/08)

Diungkapkan oleh dr. Tara Puspitarini Sani, MSc selaku Pelatih Senior ALZI & Dosen di FIKIK Unika Atma Jaya, demensia adalah penurunan fungsi otak yang memengaruhi daya ingat, emosi, pengambilan keputusan, dan fungsi-fungsi otak lainnya yang berhubungan dengan kemampuan berpikir. “Ini mengganggu kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Seperti berbelanja, bepergian, minum obat, bahkan pada keadaan yang lebih parah, makan dan minum pun perlu dibantu, tak bisa sendiri,” ujarnya.

Ia menerangkan, bahwa semua orang bisa saja mengalami demensia ini, namun kejadian tersering memang pada orang berusia lanjut (lansia) yakni di atas 60 tahun. “Demensia ini kalau dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan pikun. Nah, pada lansia, penyebab tersering demensia atau pikun ini adalah penyakit alzheimer. Gejala demensia ini bisa bermacam-macam seperti terjadi gangguan memori ataupun gangguan berkomunikasi,” terang dr. Tara.

Sebagai gerai supermarket, Hero memiliki pelanggan atau pengunjung dari segala lapisan generasi, mulai dari lansia, dewasa hingga anak-anak. “Hero Supermarket tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia. Banyak pelanggan setia kami yang saat ini menjadi lansia dan tetap nyaman berbelanja di Hero Supermarket. Untuk itulah kami berkomitmen memberikan ruang belanja dengan fasilitas yang memberikan kenyamanan dan keamanan serta karyawan yang sigap melayani pelanggan yang membutuhkan. Semuanya ini untuk memberikan pengalaman berbelanja terbaik terutama untuk lansia di masa pandemi ini,” ujar Diky Risbianto, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk.

Ya, situasi pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai dan memasuki tahun kedua saat ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua. Adanya pemberlakuan pembatasan, terlebih lagi bagi para lansia yang termasuk dalam komunitas rentan terpaksa harus mengurangi keterlibatan sosial dimana hal ini membuat mereka tampak terisolasi dari kehidupan dunia luar dan mudah merasa kesepian. Akibatnya, kesehatan mental dapat terdampak di masa sulit ini, terutama bagi kondisi penderita Alzheimer dan Orang dengan Demensia (ODD) yang seringkali terlupakan.

“Dengan adanya peluncuran video infografis dan e-booklet “Kenali 10 Gejala Umum Demensia Alzheimer” ini, kami berharap masyarakat Indonesia bisa lebih familiar dengan gejala yang mungkin dialami oleh orang di sekitar kita sehingga dengan mudah kita dapat mengambil langkah bijak lain dan dengan tepat memberikan bantuannya,” ujar Diky.

Membuktikan komitmennya, Hero Supermarket berusaha memberikan fasilitas atau fitur yang mendukung gerakan ramah lansia. Yang terbaru adalah, menyediakan QR Code yang sudah tersedia di setiap pintu masuk gerai Hero mengenai gejala umum Demensia Alzheimer.

“Selain itu, lorong-lorong di gerai kami kondisikan lebih lapang/luas sehingga memudahkan para lansia untuk berjalan, petunjuk-petunjuk arah dibuat dengan tulisan yang lebih besar dan jelas sehingga lebih mudah terbaca, lalu setiap karyawan Hero diberikan pengetahuan untuk bisa mengarahkan para pelanggan lansia atau siapapun yang berbelanja di Hero dalam mencari produk/barang yang dibutuhkan. Kami berharap hal-hal ini bisa memudahkan para lansia dan ODD berbelanja dengan nyaman,”urai Diky.

Hero Supermarket dan ALZI juga telah mengadakan sosialisasi dan sesi berbagi bersama seluruh karyawan khususnya yang secara langsung melayani pelanggan di gerai Hero yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kolaborasi bersama ALZI ini, diterangkan oleh Diky bukanlah kali pertama, melainkan kerja sama lanjutan yang telah berlangsung sejak 2018 lalu.

QR Code infografis dan e-booklet “Kenali 10 Gejala Umum Demensia Alzheimer” dapat diunduh secara gratis dan mudah melalui website Hero Supermarket dimana pelanggan hanya perlu memindai QR Code yang sudah tersedia di setiap pintu masuk gerai Hero Supermarket.

Dalam kesempatan ini, Hero Supermarket juga mengajak peserta untuk mengikuti sesi virtual tour guna mengobati rasa rindu dan menghadirkan kenangan manis akan Hero Supermaket yang berkesan di hati para pelanggannya, dimana mengingat masa lalu bisa menjadi salah satu terapi bagi penderita demensia.

Berikut ini, QR Code Infografis dan e-booklet ‘Kenali 10 Gejala Umum Demensia Alzheimer’.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *