Di Indonesia banyak terdapat gunung, ya, Kids. Baik yang masih aktif ataupun yang sudah tidak aktif. Nah, di daerah Jawa Tengah, ada tradisi unik yaitu Festival Lima Gunung. Wah, seperti apa, ya?

Festival Lima Gunung rutin diselenggarakan di bulan Juli setiap tahun, Kids. Tahun ini rencananya akan digelar pada tanggal 20-22 Juli mendatang.

Festival Lima Gunung diadakan oleh para seniman petani Komunitas Lima Gunung di Kabupaten Magelang, yakni Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Andong, dan Menoreh. Komunitas ini terdiri dari seniman, artis, pendidik, akademisi, dan tetua setempat.

Sejak 2002

Festival Lima Gunung sudah ada sejak tahun 2002. Tahun ini adalah yang ke-17 kalinya. Lokasi pelaksanaannya di antara gunung Merapi dan Merbabu di Dusun Keron, Desa Krogowanan, Kabupaten Sawangan, Kabupaten Magelang.

Acara diawali dengan pembukaan di Candi Gunung Wukir, Dusun Canggal, Desa Kadiluwih, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Diperkirakan akan ada 60 kelompok seniman berpartisipasi dalam Festival Lima Gunung 2018.

Atraksi Seni

Selama festival, para seniman yang berpartisipasi akan menampilkan berbagai pertunjukan musik dan tarian tradisional serta kontemporer (modern). Ada pula instalasi seni berbasis alam, karnaval budaya, peluncuran buku, ritual, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tak hanya para seniman saja yang unjuk gigi, Kids. Tapi juga dari kelompok atau profesi lain di kota Magelang. Wah, pasti seru, ya, Kids? (Novi)

===

Yang Khas dari Jawa Tengah:

Lagu Daerah: Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-Ilir, Jamuran

Alat Musik: Gamelan Jawa, Siter/Celempung

Tarian: Tari Serimpi, Tari Bambangan Cakil

Rumah Adat: Rumah Joglo

Makanan Khas: Wingko Babat, Mendoan, Nasi Liwet, Srabi Solo, Gudeg, Intip, Lumpia

Ibukota: Semarang

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *