Kalian suka nonton film, kan, Kids? Gimana kalau kalian juga coba belajar bikin film?

Seperti kakak-kakak berikut ini. Ya, pada ajang Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) Tahun 2018, yang diselenggarakan oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, mereka ditantang untuk membuat karya film pendek fiksi, film dokumenter, serta video citizen journalism bertema kawal harta negara.

Rangkaian FFKHN diawali dengan peluncurannya pada 24 April 2018 di Jakarta. Festival ini memiliki beberapa program, di antaranya roadshow festival ke 6 kota (Banda Aceh, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Ambon, dan Bandung). Dalam setiap roadshow, seluruhnya bertujuan untuk mendekatkan publik khususnya generasi muda dalam memahami harta negara dan turut serta berperan aktif mengawal harta negara. Acara juga diisi dengan workshop bagaimana proses pembuatan film pendek, serta pembuatan video citizen journalism.

Program FFKHN 2018 yang lain yaitu kompetisi ide cerita dan kompetisi film pendek. Hasil dari kompetisi ide cerita, terpilih 2 ide terbaik untuk film pendek fiksi dan film pendek documenter dari ke-6 kota tersebut. Jumlah proposal yang diterima dalam program kompetisi ide cerita sebanyak 468 cerita. Setelah melalui penyaringan, terpilih 89 cerita untuk mengikuti proses Pitching Forum dan terpilihlah 11 cerita (7 fiksi dan 4 dokumenter) yang kemudian diproduksi melalui dukungan pendanaan produksi film.

Sedangkan dari kompetisi film pendek, panitia FFKHN menerima 208 karya film dan video dari berbagai wilayah di Indonesia antara lain Bandung, Purbalingga, Malang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar hingga Merauke. Dalam proses penjurian, terpilih 34 film dan video citizen journalism yang menjadi nominasi.

Seluruh kategori ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum. Pengiriman karya peserta berlangsung dari tanggal 20 April 2018 dan ditutup pada 20 Agustus 2018.

Para pemenang Festival Film Kawal Harta Negara 2018 di antaranya; Film Tulak Balak untuk kategori film fiksi pelajar, film Kihung (Jalan Menikung) untuk kategori film dokumenter pelajar, dan film Pelatihan untuk Desa sebagai kategori citizen journalism pelajar.

(Foto: Istimewa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *