Tahu kan Kids, ASIAN GAMES di Indonesia digelar di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang? Ternyata, dengan adanya event tersebut, permintaan makanan khas Palembang yaitu Empek-Empek, meningkat, Kids.

Pempek atau empek-empek merupakan makanan khas Palembang, Sumatera Selatan. Makanan tersebut dibuat dari ikan dan sagu. Dengan tambahan saus berwarna cokelat kehitaman (cuko dalam bahasa Palembang) dalam penyajiannya, pasti membuat kita tergoda untuk mencobanya.

Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi, cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Ternyata, cuko ada khasiatnya juga lho. Yaitu dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Ini dikarenakan dalam satu liter cuko, biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. Fluor memang diketahui bermanfaat untuk kesehatan gigi. Belum lagi kandungan ikan yang ada dalam empek-empeknya. Bisa dibilang empek-empek ini memang makanan sehat lho… Asal, cukonya jangan pedas-pedas, ya…

Sejarahnya

Berdasarkan sejarah, sekitar abad ke-16, empek-empek sudah ada di Palembang. Yaitu sejak masuknya perantau Cina ke Palembang. Saat itu Sultan Mahmud Badaruddin II sedang berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam.

Nama empek-empek sendiri konon berasal dari sebutan “apek”, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina. Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617, seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di tepian Sungai Musi merasa prihatin melihat tangkapan ikan yang melimpah.

Ikan-ikan itu hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia pun mencari alternatif lain yaitu mencampurnya dengan tepung tapioka. Maka dihasilkanlah makanan baru. Makanan tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “pek … apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek.

 

Yang Khas dari Palembang:

Lagu: Dek Sangke, Cuk Mak Ilang, Dirut, Ribang Kemambang

Kesenian: Dul Muluk, Wayang Palembang

Alat Musik: Jidur

Tarian: Gending Sriwijaya, Tanggai

Rumah Adat: Rumah Limas, Rumah Rakit

Pakaian Adat: Kain Songket, Kebaya Landoong/Kelemkari, Celano Belabas, Celano Lok Cuan, Sewet Bumpak, Baju Beta Booloo

Makanan: Empek-empek, Pindang Ikan Patin, Tekwan, Laksan, Mie Celor, Otak-Otak, Kemplang, Kerupuk, Kue Delapan Jam, Kue Srikayo

Minuman: Es Kacang Merah, Sarikaya

Pahlawan Legenda: Sultan Mahmud Badaruddin II

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *