Kids, ternyata, jarum jahit sudah mulai digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, lho!

Berdasarkan penggalian yang dilakukan di kepulauan Oland, Alby, Swedia, terungkap bahwa jarum yang terbuat dari tulang, telah digunakan sejak 6000 tahun SM (Sebelum Masehi). Bahkan, jarum yang terbuat dari gading juga telah ditemukan di Kostenki, Rusia, dimana telah berusia 30.000 tahun. Wow…

Sejarah jahit-menjahit dengan menggunakan jarum, memang sudah dimulai sejak awal peradaban manusia. Bahan jarumnya bermacam-macam. Mulai dari batu, tembaga, tulang, maupun gading. Jarum yang bentuknya masih kasar itu, digunakan untuk menyatukan kulit hewan menjadi pakaian. Adapun benangnya, terbuat dari otot hewan, Kids. Hmmm…

Jarum Logam

Jarum logam sendiri baru mulai digunakan sekitar abad ke-14. Jarumnya, seperti jarum jahit yang kalian kenal selama ini. Jarum yang ujungnya lancip dan terdapat lubang untuk memasukkan benang di atasnya. Saat ini menggunakan benang yang terbuat dari kapas alias tidak lagi menggunakan otot hewan. Hehe..

Mesin Jahit

Bagaimana dengan mesin jahit? Benda yang sangat berguna untuk membuat pakaian yang kalian pakai itu ternyata telah diciptakan sejak tahun 1844. Penemunya adalah seorang pria asal Amerika Serikat bernama Elias Howe. Pria yang lahir pada 9 Juli 1819 ini terinspirasi oleh kegiatan istrinya saat menjahit. Hal tersebut sampai terbawa mimpi olehnya.

Dalam mimpinya, perut Howe ditusuk oleh seorang kanibal dengan menggunakan tombak. Bentuk ujung tombak inilah yang kemudian jadi inspirasi Howe menciptakan jarum yang sudah lama dicarinya. Hingga akhirnya Howe berhasil mewujudkan temuannya yaitu sebuah mesin jahit. Itu pun setelah melewati beberapa kali uji coba, serta perjuangan dalam mempertahankan hak patennya.

 

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *