Dukung Para Pelaku UMKM Nusantara, Unilever Indonesia Berikan Tambahan Modal untuk 147. 000 Pedagang Warung

Hari ini tanggal 12 Agustus, pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) memperingati Hari UKM Nasional 2020. Kita tahu, keberadaan UMKM di Indonesia sangat berperan dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi, ya, Moms. Namun, kondisi sulit pandemi Covid-19 awal tahun ini, telah berdampak sangat luar biasa bagi perekonomian Indonesia, termasuk UMKM. Tak sedikit dari antara mereka terpuruk jatuh.

Hal ini juga sangat disadari oleh PT Unilever Indonesia, Tbk. Untuk itu, guna mendorong kebangkitan UMKM, mereka meluncurkan kampanye “#UnileverUntukIndonesia” melalui sebuah webinar yang diselenggarakan bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) dan Katadata.id pada Selasa (11/08) dengan tema besar #JagaUMKMIndonesia.

Kampanye #UnileverUntukIndonesia merupakan inisiatif perusahaan untuk mendorong kebangkitan UMKM, khususnya 147.000 pedagang warung sebagai bagian dari ekosistem Unilever di tengah pandemi COVID-19. Hemant Bakshi selaku Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan bahwa hampir semua sektor terkena dampak dari pandemi, terlebih para pelaku UMKM. Untuk itu, gotong royong berbagai pihak membantu penguatan UMKM sangat penting untuk kebangkitan bersama.

“Bagi kami, kemitraan dengan para pelaku UMKM – khususnya para mitra pedagang warung kami – adalah bagian penting dari ekosistem dan pertumbuhan sejak awal kami berdiri. Melalui kampanye #UnileverUntukIndonesia, kami memberikan dukungan nyata bagi 147.000 pedagang warung di ekosistem kami agar tetap sehat selamat dan dapat tetap berjualan. Hal ini kami lakukan dengan cara menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan warung-warung tersebut selama tiga bulan ke depan, yang disampaikan dalam bentuk paket berisi produk kebersihan serta alat perlindungan diri, dan tambahan modal untuk keberlangsungan usaha,” ucapnya.

Paket produk kebersihan dan APD diberikan agar pedagang warung dapat tetap sehat dan selamat di tengah kondisi Covid-19 ini, antara lain berupa pelindung wajah, masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan Lifebuoy serta Wipol Karbol. Sementara, tambahan modal usaha diberikan dalam bentuk e-coupon untuk digunakan melalui aplikasi Sahabat Warung, platform digital yang diluncurkan untuk memudahkan para mitra warung dalam proses pemesanan barang, proses komunikasi, serta memangkas rantai distribusi.

Hadir dalam webinar tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan, “Di awal pandemi, terjadi kepanikan di tengah masyarakat karena tidak siap merespons perubahan yang sangat cepat di aspek keseharian kita semua. Sempat terjadi kepanikan dalam pembelian barang, seperti masker, hand sanitizer, dan lainnya karena suplai yang saat itu masih terbatas. Terima kasih kepada para pihak swasta yang ikut berkontribusi, bukan hanya dengan mensuplai barang namun juga memberikan ketenangan.”

Ia menegaskan bahwa Pemerintah berfokus untuk menghidupkan ekonomi secara terukur. “Ini merupakan tantangan kita di kuartal 3 dan 4 mendatang. Langkah-langkah di bidang kesehatan masih sangat penting, namun kita bersama-sama juga mulai harus berupaya membangkitkan sisi sosial ekonomi, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM RI sangat menyambut baik langkah konkret Unilever Indonesia untuk membantu UMKM yang tengah menghadapi kesulitan karena pandemi COIVD-19.

Program #UnileverUntukIndonesia ini dipandang sejalan dengan program ‘Belanja di Warung Tetangga’ yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan PT BGR. “Saya berharap akan semakin banyak perusahaan tergerak untuk membantu UMKM seperti yang dilakukan Unilever Indonesia,” imbuhnya.

Kampanye #UnileverUntukIndonesia melanjutkan berbagai inisiatif pemberdayaan UMKM yang dijalankan Unilever Indonesia di bawah payung ‘Selling with Purpose’, sebuah program berkelanjutan yang didasari kepercayaan bahwa kesuksesan Perusahaan berjalan seiring dengan kesuksesan para mitra UMKM.

Beberapa contoh pemberdayaan UMKM yang telah dilakukan Unilever Indonesia antara lain: pendampingan dan sistem teknologi untuk pengembangan minimarket lokal, pelatihan literasi digital “Mudah Jualan Online”, beragam pemberdayaan UMKM perempuan melalui brand Sunlight, gelaran kuliner tahunan Festival Jajanan Bango, pemberdayaan perempuan pengelola Bank Sampah dan kelompok tani perempuan dan koperasi tani melalui Unilever Indonesia Foundation, program “Juragan Seru”, serta banyak lainnya.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *