JAKARTA, majalahjustforkids.com – Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, serta menyambut Ulang Tahun RI yang ke-77, PPLIPI (Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia)  menggelar acara Festival Anak Indonesia (FAI). Adapun perhelatan ini dilangsungkan selama tujuh (7) hari sejak tanggal 1-7 Agustus 2022 di pelataran Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.

Sebagai penutup kegiatan di hari Minggu (7/8/22), dilangsungkan ajang fashion show dan menari kreasi daerah untuk anak-anak. Di lokasi tempat berlangsungnya acara dipenuhi oleh puluhan anak-anak dan orangtua yang turut mendampingi. Gurat keceriaan dan antusiasme mewarnai wajah-wajah polos anak-anak yang memakai kostum berwarna-warni. Mereka tampak siap berlenggak lenggok ataupun menari di atas panggung dengan percaya diri.

Lomba Kreativitas untuk Anak Usia 4-12 Tahun

(kiri – kanan) Kartika Yudhisti, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Indah Suryadharma Ali selaku Ketua Umum PPLIPI

Ditemui sebelum acara berlangsung, Ibu Indah Suryadharma Ali selaku Ketua Umum PPLIPI menjelaskan bahwa Festival Anak Indonesia 2022 tersebut dikemas dalam bentuk bazaar, talkshow hingga aneka perlombaan untuk anak-anak usia 4 – 12 tahun, mulai dari menggambar, menyanyi, mewarnai, fashion show dan menari kreasi daerah. “Festival Anak Indonesia ini baru pertama kali kami adakan, dan ternyata animo masyarakat sangat baik dan luar biasa. Acara ini sangat bermanfaat khususnya bagi orangtua dan anak-anak. Jadi ke depannya, Insya Allah acara FAI akan menjadi rutinitas tahunan dari PPLIPI,” imbuh Ibu Indah pada acara konferensi pers Festival Anak Indonesia by PPLIPI di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, Minggu (7/8/22).

Ditambahkan oleh  Ibu Kartika Yudhisti, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang sekaligus merupakan penggagas acara Festival Anak Indonesia 2022 mengatakan, “Hari ini adalah waktunya anak-anak yang berbakat di bidang tari dan fashion show untuk menunjukkan bakatnya. Ada sekitar 30-an peserta yang akan tampil. Sehari sebelumnya, telah berlangsung lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti sekitar 100 peserta, lalu lomba menyanyi yang diikuti oleh 30 peserta,” tuturnya.

Kemeriahan suasana Festival Anak Indonesia 2022 by PPLIPI

Ibu Kartika melanjutkan, “Ide ini tercetus karena kami berpikir bahwa setelah 2 tahun pandemi, Hari Anak Nasional perlu dirayakan. Caranya? Yakni dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak berbakat dan berprestasi untuk menunjukkan potensinya dan memberikan penghargaan kepada mereka,” imbuhnya.

Peduli Pendidikan Generasi Muda

Sebagai organisasi kemasyarakatan, PPLIPI sangat peduli akan pendidikan dan masa depan anak-anak Indonesia.  Hal itu ditunjukkan dengan agenda kegiatan dalam FAI yang bervariasi mulai dari talkshow yang mengangkat isu tentang anak-anak. “Tujuan kami adalah ingin mengajak para orangtua untuk lebih paham dan mengerti persoalan-persoalan yang sering menimpa anak-anak,” ungkap Ibu Indah.

Untuk talkshow sendiri, Festival Anak Indonesia menghadirkan ragam tema menarik dengan narasumber berpengalaman di bidangnya mulai dari segi Hukum dan HAM, pendidikan maupun kesehatan. Terdapat 3 tema yaitu “Kesehatan Ibu dan Anak, Pondasi Keluarga Hebat” dengan narasumber dr. Kristin Tjandra dari Prodia, lalu talkshow dengan tema”Stop Kekerasan Terhadap Anak” dengan narasumber Ibu Elza Syarief dan Dr. Susanto dari KPAI, serta topik “Penyebab dan Dampak Perilaku Bullying Terhadap Anak” yang diselenggarakan oleh Komisi Bidang pendidikan PPLIPI.

Pengurus PPLIPI berfoto bersama anak-anak berprestasi

Terkait bidang pendidikan, Ibu Indah juga mengungkapkan bahwa PPLIPI menaruh perhatian khusus kepada siswa-siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, termasuk pula anak disabilitas. “Hari ini PPLIPI juga akan memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi secara akademis maupun non akademis, dan juga anak-anak penyandang disabilitas yang menginspirasi, yang kami pilih berdasarkan nominasi dari DPW PPLIPI se-Indonesia. Diharapkan penghargaan dan hadiah dari PPLIPI dapat memotivasi anak-anak ini untuk selalu berkarya dan menjadi generasi yang membanggakan,” ujar Ibu Indah.

Dalam kesempatan tersebut, PPLIPI juga sempat menyinggung mengenai perkembangan teknologi di dunia yang semakin cepat, khususnya dalam bidang robotik. Sayangnya, tidak semua anak-anak Indonesia bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar merakit dan memprogram Robot karena biayanya yang cukup mahal.

“PPLIPI punya keinginan bahwa fasilitas untuk meningkatkan kreativitas dan intelegensia anak-anak tidak hanya bisa dirasakan oleh kelas menengah ke atas, karena hingga saat ini kursus atau kelas robotik sangat mahal dan tidak semua sekolah punya program ini. Harapan kami, pemerintah bisa menerapkan robotik ini menjadi program ekstrakurikuler. Kalau sudah ada instruksi pemerintah, tentu biayanya tidak terlalu mahal sehingga sekolah-sekolah negeri pun bisa mengadakan ekskul robotik ini dan para siswa dari berbagai kalangan bisa ikut serta dalam pelatihan membuat robot. Kalau hal baik ini bisa dirasakan oleh seluruh anak-anak Indonesia, akan lebih bagus,” tutup Ibu Indah Suryadharma Ali.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *