Siapa suka nonton film? Wah, pasti banyak di antara kalian yang angkat tangan. Sayangnya, keberadaan film khusus anak-anak di Indonesia, masih sangat jarang ya, Kids. Ini ternyata menjadi keprihatinan dan tantangan tersendiri bagi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk menggalakkan kembali perfilman anak nasional.

Bekraf sendiri merupakan lembaga pemerintah non-kementerian. Tugasnya membantu Presiden RI, Bapak Joko Widodo, dalam merumuskan, menetapkan, dan mengoordinasikan kebijakan di bidang ekonomi kreatif. Salah satunya film.

Memang sih, perkembangan film Indonesia mengalami kemajuan. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya film Indonesia berbagai genre meramaikan bioskop tanah air. Selain itu, jumlah penonton pun meningkat.

“Dari jumlah penonton 16 juta di tahun 2015, melonjak menjadi 42 juta hingga akhir tahun 2017 lalu,” ungkap Kepala Bekraf, Bapak Triawan Munaf di sela-sela acara “Bincang Bareng Bekraf” bersama para awak media di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara), Jakarta Barat (Selasa, 27/02).

Bapak Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Tentu ini merupakan kabar baik. Namun, di antara banyaknya film Indonesia yang beredar, jumlah film anak maupun penontonnya masih relatif lebih sedikit dibandingkan film genre lainnya.

Kurang lebih ada 7 film anak yang diproduksi pada tahun 2017. Sebut saja: Ayu Anak Titipan Surga (drama), Iqro: Petualangan Meraih Bintang (drama), Surau dan Silek (drama laga), Jembatan Pensil (drama), Naura & Genk Juara (drama musikal), Si Juki the Movie (animasi), dan Knight Kris (animasi). Jumlah ini, terhitung masih sedikit.

Sementara dari sisi jumlah penonton, belum ada pula yang mengalahkan pencapaian luar biasa yang diraih oleh Laskar Pelangi (2008) yang meraih 4,7 juta penonton. Film ini, masih merupakan film anak-anak terlaris di Indonesia.

Ada kabar baik, Kids. Produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza dari Miles Films yang memroduksi Laskar Pelangi dan Petualangan Sherina (2000) kembali akan menghadirkan film layar lebar untuk anak-anak pada tahun 2018.  Film drama komedi ini berjudul Kulari ke Pantai. Tema cerita sendiri berkisah tentang perjalanan darat bersama keluarga.

“Nanti Bekraf akan mengadakan kerjasama dengan Mira Lesmana dalam film Kulari ke Pantai. Tujuannya bukan hanya untuk menyukseskan film tersebut, melainkan juga menggairahkan kembali film dan musik anak Indonesia,” ungkap Bapak Triawan. Ia masih belum bisa bercerita banyak soal film yang rencananya baru akan mulai syuting Maret 2018 nanti.

“Tunggu saja tanggal mainnya, ya? Semoga ke depannya, Bekraf memiliki program anak sendiri dan lebih banyak lagi terlibat dalam program yang melibatkan anak-anak,” tutupnya.

Ya, kita tunggu ya, Kids. Semoga film tersebut bisa mengulang kesuksesan film pendahulunya, Laskar Pelangi maupun Petualangan Sherina (2000). Dan, akan semakin banyak film anak Indonesia yang meramaikan dunia perfilman tanah air.  (Efa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *