Tahukah, Moms? Proses menyusui itu ternyata sangat penting karena bisa menstimulasi aktivitas otot mulut dan lidah yang akan berdampak baik pada sistem pencernaan, pernapasan, pertumbuhan rahang, dan juga gigi si Kecil.

Franciska Puspa Julia, Business Unit Director Baby HUKI mengatakan, usia balita merupakan masa golden age (usia emas), periode yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. “Setiap orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Begitu pula dengan Baby HUKI yang sudah lebih dari 30 tahun selalu mengikuti perkembangan si Kecil dengan produk-produk berkualitas, modern namun terjangkau,” ujarnya.

Namun terkadang karena satu dan lain hal, ada juga para Mom yang tidak dapat menyusui secara penuh. Tapi jangan khawatir, penggunaan botol ataupun dot, bisa menjadi salah satu pilihan dan solusi. Asal, Moms memilih dot yang tepat, seperti dot orthodontic dari Baby HUKI. Mengapa tepat? Karena dot orthodontic Baby HUKI dibuat dengan sedemikian rupa sehingga aman dan nyaman untuk si Kecil.

Dukung Ritmik Isap

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tim Peneliti dari Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa risiko atau masalah yang kerap timbul dari penggunaan dot, baik jangka pendek maupun jangka panjang dapat dicegah dengan dot yang dikembangkan sesuai prinsip fisiologis yang mendukung ritmik isap yaitu dot orthodontic.

“Dot yang didesain secara fisiologis akan memfasilitasi pergerakan lidah ke depan dan ke atas pada daerah permukaan datar dot. Aliran air susu tidak akan otomatis mengalir ke tenggorokan, bila tidak terjadi gerakan mengisap karena adanya aktivitas otot-otot lidah, pipi, dan bibir. Mekanisme tersebut tidak menimbulkan si Kecil tersedak. Dot yang didesain secara fisiologis memperlihatkan adaptasi yang baik terhadap organ-organ dan mekanisme fisiologi mengisap,” terang DR. drg. Eriska Riyanti, Sp. KGA (K), Dokter Gigi Anak dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran yang juga sebagai Ketua Peneliti.

drg. Eriska menambahkan, pertumbuhan gigi dan mulut anak ditentukan sejak baru lahir. “Dalam kandungan, janin sudah mengisap jari. Begitu lahir, ia belajar bagaimana cara mengisap pada Ibunya. Jika si Kecil bisa mengisap dengan baik, maka nutrisinya akan terpenuhi. Sangat sayang jika pada 1000 hari pertama, si Kecil tidak dapat nutrisi yang cukup,” ucapnya.

Tidak Mudah Tersedak

Kekhawatiran terbesar para Mom saat menggunakan dot adalah takut si Kecil tersedak. Untuk itulah, Baby HUKI, menghadirkan dot orthodontic sebagai salah satu solusi pendukung ASI. Dot orthodontic Baby HUKI adalah satu-satunya dot yang memiliki hak paten merk orthodontic di Indonesia dan sudah bersertifikasi halal, sehingga si Kecil dapat minum susu dengan nyaman dan tidak mudah tersedak.

“Dot Baby HUKI dihadirkan sebagai salah satu bentuk komitmen Baby HUKI sebagai sahabat Moms, dimana Baby HUKI mengerti kebaikan dan manfaat pemberian ASI namun memahami kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam pemberian ASI secara langsung.  Dot Baby HUKI mendukung ritmik isap dan lebih baik dari standar dot. Cara kerja dot Baby HUKI menyerupai puting payudara Ibu yang membuat si Kecil nyaman saat menggunakannya dan juga dapat membantu pertumbuhan gigi dan gusi si Kecil,” jelas Franciska.

Puting buatan atau dot umumnya lebih kaku dan kurang fleksibel dibandingkan dengan puting payudara Ibu, sehingga sulit untuk membuat tekanan terhadap atap rongga mulut. Volume dari aliran susu ditentukan terutama oleh tekstur dari dot, ukuran, dan jumlah lubang pada ujung dot. Selain itu, susu akan mengalir secara terus menerus dan bayi akan kurang memiliki kontrol aliran susu, yang seringkali membuat si Kecil tersedak.

“Nah, dot orthodontic Baby HUKI tidak membuat si Kecil tersedak, kembung, apa lagi sampai merusak struktur gigi si Kecil. Dengan bentuk pipih dan posisi lubang di tengah permukaan, membuat aliran susu tidak menembak langsung ke tenggorokan, dan air tidak keluar saat tidak diisap, sehingga si Kecil bebas dari tersedak, anti kolik, dan tidak bingung puting saat menyusu. Dot orthodontic Baby HUKI didesain sesuai dengan bentuk mulut si Kecil sehingga dapat menunjang dan merangsang pertumbuhan rahang dan gusi si Kecil agar gigi tumbuh dengan sempurna,” tandas Risa Trisanti, Marketing Manager Baby HUKI seraya berkata bahwa Baby HUKI aktif mengedukasi para Mom dalam pentingnya memilih dot yang tepat, baik lewat sosial media maupun secara offline. “Kita daily update konten-konten tentang dot orthodontic. Sebelum pandemi, kita lakukan roadshow ke posyandu-posyandu. Saat pandemi kita lakukan webinar untuk para bidan. Tahun 2019, secara digital kita sudah buat banyak video untuk tayang di youtube channel kita, sosial media, dan platform-platform yang ada,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Citra Kirana, selebriti yang juga sosok ibu muda dengan satu orang anak berusia 9 bulan bernama Keene Atharrazka Adhitya (Athar), bercerita bahwa sebagai Ibu yang juga memiliki kesibukan di luar rumah, dirinya selalu khawatir jika meninggalkan Athar terlalu lama karena tidak bisa menyusui langsung, karena takut Athar tidak nyaman jika minum susu dengan menggunakan botol.

Diakui artis yang akrab disapa Ciki ini, sebelumnya ia mencari tahu terlebih dahulu dot seperti apa yang aman dan nyaman untuk anaknya. “Saya banyak nanya sama Mama saya. Mama saya bilang, sudah pakai Baby HUKI saja karena dulu kamu juga pakai Baby HUKI,” ujarnya tertawa.

“Dan benar, setelah menggunakan dot orthodontic Baby HUKI, saya lebih tenang karena Athar bisa minum susu dengan nyaman. Dan ketika kembali ke rumah, Athar tetap mau menyusu langsung pada saya karena cara kerja dot-nya mirip dengan menyusu langsung, sehingga Athar jadi tidak bingung puting. Kini saya lebih tenang dan tidak khawatir karena dot orthodontic Baby HUKI selain halal juga solusi pendukung ASI bagi wanita pekerja seperti saya, bagaimanapun seorang Ibu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Bagi saya, ASI itu yang terbaik, bagaimanapun cara pemberian dan perjuangannya,” ujarnya lagi.

Nah, Moms, agar proses minum susu lebih menyenangkan, kini botol Baby HUKI lebih bervariasi dan edukatif, seperti botol seri dongeng, seri hewan pintar, botol Sponge Bob dan seri abjad, jadi si Kecil bisa minum susu sambil mendengarkan dongeng dan bisa menjadi sarana edukasi pembelajaran awal di masa emas memori si Kecil. Hal ini juga bisa memperkuat ikatan orangtua dan si Kecil.

 

Tips Memilih Dot

Terakhir, ada tips, nih, dari drg. Eriska dalam memilih dot. “Bahannya harus baik, biocompatible terhadap rongga mulut. Bentuknya harus yang menyerupai mekanisme pada saat anak meminum air susu ibu (ASI). Rekomendasi dot orthodontic,” sarannya.

Lalu, sampai kapan anak boleh menggunakan dot? “Saran dari Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia, penggunaan dot hendaknya tidak lebih dari usia 4 tahun. Karena di usia 4 tahun, anak sudah sempurna pola mengunyah, menelan, dan mengisap-nya. Motorik halus sudah berkembang dengan baik. Anak belajar untuk menggunakan otot-otot lainnya setelah usia 4 tahun, dengan bergeser menggunakan gelas, minum susu sendiri dengan memegang gelas sendiri,” tutup drg. Eriska.

Foto: Novi, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *