Apa kamu suka musik? Nah, kalau suka, mungkin profesi Disk Jockey (DJ) cocok buat kamu, Kids. Apalagi buat kamu yang suka mencoba mencampur satu musik dengan efek lainnya hingga muncul lagu baru yang asyik.

Istilah DJ sebenarnya pertama kali digunakan buat penyiar radio yang sering memutarkan lagu untuk pendengarnya. Lambat laun, profesi DJ diperuntukkan bagi mereka yang menyambung (mixing) atau mencampur lagu sehingga jadi lebih enak didengar.

Tambahkan Efek Suara

Saat manggung, DJ akan menggunakan alat berupa turntable yang berfungsi untuk membuat dan memilih lagu. Seiring berkembangnya teknologi, kini turntable tersebut berubah bentuk menjadi digital. Biasanya bentuk DVJ (DVD Jockey). Selain itu, kamu juga butuh komputer jinjing (laptop) dan alat penambah efek-efek suara.

Jangan lupakan pula koleksi lagu-lagu yang kamu sukai. Saat lagu diputar, baru kamu bisa menambahkan efek-efek suara lainnya supaya lagu tersebut bisa lebih enak didengarkan. Nah, kalau sudah enak terdengar, teman-temanmu bisa sambil menari, deh.

Semakin Terkenal, Semakin Tinggi Bayarannya

Oh iya, kalau kamu mau belajar lebih banyak tentang DJ, kamu bisa ikut sekolah/kursus DJ. Dengan begitu, kamu bisa lebih terampil memainkan lagu. Di Indonesia, ada banyak DJ terkenal, lho. Sebut saja, DJ Winky, DJ Riri, DJ Yasmin, DJ Al Ghazali, dan beberapa lainnya. Luar negeri? Lebih banyak lagi, seperti, DJ Tiesto, DJ Avicii, David Guetta, DJ Niky Romero, dan banyak lainnya. Semakin namanya terkenal, maka semakin tinggi juga bayaran seorang DJ, Kids. Tertarik jadi DJ?  

Ilustrasi: Agung

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *