“Alkisah ada cerita anak onta dan induknya. Sang anak bertanya, Bu, kenapa kita punya punuk? Karena kita hidup di padang pasir yang jarang ada air, jadi, punuk itu bisa untuk menyimpan air yang banyak saat kita menemukan air, jawab si Ibu. Terus, kenapa bulu mata kita panjang dan lentik sekali? Tanya si anak lagi. Si Ibu pun menjawab, karena di padang pasir sering ada badai pasir, maka bulu mata ini untuk melindungi mata kita. Tapi, kenapa kita sekarang ada di kebun binatang? Tanya si anak lagi,” cerita Prof. Roy Sembel, Professor Distinguished Chair for Finance and Investment & Advisor (penasihat) Danacita seraya menyimpulkan bahwa itulah bedanya hewan dan manusia. “Hewan tidak bisa menciptakan masa depan. Kalau manusia bisa,” ujarnya.

Berbicara mengenai masa depan, pasti diantara kalian sudah memiliki rencana apa yang akan dilakukan untuk mencapainya. Satu yang penting adalah soal pendidikan karena dengan pendidikan dan skill yang baik, tentunya akan mempermudah kalian untuk menggapai masa depan yang lebih baik lagi.

Untuk itulah, mulai Kamis, 7 Oktober 2021 hingga Sabtu, 16 Oktober 2021, Danacita menggelar Danacita Virtual Edu Fair ‘Demi Masa Depan’. Danacita adalah platform pembiayaan pendidikan yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan pelatihan di Indonesia. Merupakan salah satu anak perusahaan ErudiFi, perusahaan berbasis teknologi dengan misi membangun masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak muda se-Asia Tenggara. Sejak berdiri di tahun 2018, Danacita telah berhasil memberikan solusi pembiayaan bagi pelajar untuk dapat kuliah di kampus pilihan mereka dengan lebih dari 100 pilihan kampus di seluruh Indonesia. Danacita juga telah berizin dan diawasi sebagai platform P2P (peer to peer) lending di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hadir perdana di Indonesia, Virtual Edu Fair ini dibuka oleh deretan tokoh-tokoh inspiratif dalam bidang pendidikan seperti Bapak Gita Wirjawan, Prof. Roy H.M. Sembel, Kak Nadhira Afifa, Kak Sabrina Anggraini, dan Kak Dara Nasution yang membagikan tentang berbagai informasi terkait pendidikan di Indonesia dan pengalaman mereka dalam meraih prestasi selama ini.

“Pendidikan memiliki peran penting sebagai kunci untuk mencapai kemajuan bangsa Indonesia, sebab bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik. Dunia pendidikan di Indonesia saat ini masih perlu dilakukan disrupsi. Seringkali kita bicara mengenai kualitas siswa dan kurikulum, namun pada akhirnya kita juga perlu meningkatkan kualitas guru yang sangat berkorelasi dengan kualitas siswa dan pembelajaran. Oleh sebab itu, adalah tanggung jawab kita semua untuk bergandeng tangan dan bekerja keras dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari segi kualitas guru maupun siswa itu sendiri agar kedepannya Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Semoga acara Virtual Edu Fair ‘Demi Masa Depan’ yang diselenggarakan oleh Danacita dapat berguna bagi teman-teman sekalian,” ujar Bapak Gita Wirjawan, pengusaha, negarawan, Mantan Menteri Perdagangan sekaligus salah satu Penasihat Danacita.

Ditambahkan Ibu Ketty Lie, Co-Founder Danacita, mereka ingin membantu ribuan pelajar Indonesia dalam menggapai pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan adalah kunci mencapai masa depan yang lebih baik dan pendidikan itu adalah investasi yang akan sangat berguna di masa depan. “Saat ini ada 70 persen pelajar di Indonesia yang tidak mampu menempuh pendidikan tinggi, dan tantangan utamanya adalah kendala keuangan. Untuk itulah Danacita hadir sebagai solusi cerdas untuk membiayai kuliah dan kursus keterampilan,” ungkap Ibu Ketty.

“Kami bekerja sama dengan kampus-kampus, baik itu formal seperti PTS-PTS (Perguruan Tinggi Swasta) maupun nonformal (lembaga-lembaga kursus). Tidak hanya di Indonesia tapi juga di Filipina. Kita lakukan pembiayaan pendidikan demi membantu para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi mereka ke universitas,” dukung Ibu Isabella Yonathan, VP Financial Product ErudiFi.

“Sebagai komitmen Danacita untuk mendukung pemerintah dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia, melalui Virtual Edu Fair ‘Demi Masa Depan’, kami ingin menjembatani para pelajar Indonesia dengan berbagai lembaga pendidikan berkualitas sehingga memudahkan mereka dalam mendapatkan informasi dan membuka akses untuk meraih pendidikan terbaik dengan lebih dekat,” jelas Bapak Alfonsus Wibowo, Direktur Utama, Danacita.

Hadir pula memberikan motivasi, yaitu kakak-kakak keren seperti Sabrina Anggraini (Co-Founder dan CEO Natuno), Nadhira Afifa (Harvard Alumni & Medical Doctor), dan Dara Nasution (Awardee of Jardine Scholarship in Oxford Universuty).

Sabrina Anggraini yang akrab disapa Kak Bina kini sedang berkuliah di luar negeri. Saat mengambil kuliah S1 di Universitas Gadjah Mada, ia rajin mengikuti berbagai perlombaan. “Lewat perlombaan justru saya bisa pergi keluar negeri ke UK (Inggris) tempat yang sangat ingin saya kunjungi. Menurut saya, ilmu komunikasi itu sangat penting, apalagi di era online seperti saat ini. Berkirim email saja, ada tata cara komunikasi yang harus kita perhatikan,” tuturnya.

Kak Nadhira Afifa yang kini berprofesi sebagai dokter mengaku untuk memotivasi diri, ia selalu mencari role model (contoh teladan). “Role model saya semakin berkembang setiap tahapnya. Misal saat saya kuliah di kedokteran, saya cari role model seorang dokter yang saya ingin seperti dia, apa saja yang dia lakukan misal pendidikan yang dia tempuh, seminar-seminar yang dia ikuti, saya juga ikuti. Kita harus berkompetisi dengan diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik dan jangan berkompetisi dengan orang lain. Cari circle atau pertemanan terdekat kita yang memiliki visi yang sama, misal yang sama-sama ingin melanjutkan ke S2 sehingga bisa saling menyemangati. Terakhir, buat to do list. Apa saja yang ingin kita capai sehingga kita bisa termotivasi dan terarah,” jelas gadis yang disapa Kak Dira ini.

Senada dengan Kak Dira, Kak Dara Nasution yang kini berkecimpung di dunia politik juga menyarankan agar kita selalu membuat list apa saja yang ingin kita capai sehingga kita bisa mengevaluasinya. “Yang utama, kita jangan sibuk dengan pikiran buruk kita sendiri sehingga tidak berbuat apa-apa. Keluar dari pikiran itu, cari teman ngobrol yang bisa memberikan solusi,” tandas Kak Dara.

Untuk informasi, ada lebih dari 3.000 pelajar Indonesia yang menghadiri Virtual Edu Fair ‘Demi Masa Depan’ ini, tidak hanya mendapatkan solusi biaya pendidikan, namun juga mendapatkan motivasi serta bekal pengetahuan penting untuk menghadapi dunia karir dan bisnis, melalui berbagai sesi mini talkshow yang disuguhkan.

Beragam mini talkshow dengan topik menarik seperti Finding Your Purpose and Mission, Learning Beyond The Classroom dan Creating For The Future juga dapat diikuti oleh peserta dari tanggal 9 sampai 16 Oktober 2021. Nantinya, peserta juga akan mendapatkan sertifikat elektronik dari Danacita. Selain itu, peserta juga bisa mendapatkan informasi terkini seputar jurusan, program beasiswa, dan penawaran spesial dari mitra institusi pendidikan, seperti Purwadhika, Wall Street English Institute, dan masih banyak lagi.

Beberapa institusi pendidikan ternama di Indonesia yang juga turut berpartisipasi dalam acara ini antara lain Universitas Tarumanegara, Sampoerna University, President University, Binar Academy, dan IDS College.

Peserta juga dapat mengikuti kompetisi media sosial di akun resmi Instagram @danacita_id untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik. Untuk mengikuti acara ini, peserta dapat mengakses laman resmi Virtual Edu Fair ‘Demi Masa Depan’ di https://danacita.co.id/s/demimasadepan dan mendaftarkan diri tanpa dipungut biaya apa pun.

Foto: Ist, Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *