Jika Moms berkunjung ke pertanian di pedesaan yang menyediakan banyak sayuran atau buah yang segar, pasti rasanya tergoda untuk segera memetik dan langsung mengolahnya, bukan? Tenang, Moms dan keluarga juga bisa merasakan langsung pengalaman itu. Tak perlu jauh pergi ke lahan pertanian pedesaan, cukup di mall. Sayurnya dipanen di tempat dan langsung diracik jadi salad yang lezat serta siap disajikan. Wah, nggak salah?

Sama sekali tidak! Kabar baik ini datang dari GREENS, sebuah startup di bidang teknologi agrikultur (agritech). Hari ini, GREENS membuka pusat pertanian multidimensi pertama Indonesia, bahkan di dunia. Lokasinya berada di Plaza Indonesia Jakarta Pusat, tepatnya di lantai 5.

Diresmikan hari ini, Selasa (20/12/220, pembukaan pertanian multidimensi ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Bapak Sandiaga Uno, Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, Bapak H. Arief Prasetyo Adi, S.T dan juga CEO Plaza Indonesia, Bapak Tan Boon Piin.

Peresmian Pusat Pertanian Multidimensi GREENS hari ini, Selasa (20/12/20)

Inovasi Santapan Kaya Nutrisi, Live Salad

Jadi nih Moms, GREENS menciptakan inovasi baru dalam penyajian pangan kaya akan nutrisi yang disebut dengan live salad. Setelah memilih menu, pembeli dapat melihat langsung bagaimana salad disajikan. Uniknya, sayuran microGREENS yang menjadi bahan utama dari salad tersebut ditanam dan dipanen langsung di dalam mall, lho!

Microgreens adalah sayuran yang dipanen saat berusia muda, sekitar 7 hingga 21 hari setelah mulai muncul daun muda dan berkecambah. Tapi jangan salah, meski masih muda dan berukuran mungil, microgreen memiliki nutrisi yang berlimpah.

Seperti yang Moms tahu, hasil panen seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dari petani, memiliki rantai yang panjang agar berakhir di meja makan kita. Dalam proses tersebut, hasil panen bisa saja mengalami kontaminasi dengan tanah, transportasi, air ataupun pengolahan bahan pangan.

Nah, dengan mengadopsi sistem pangan hyperlocal, sayuran microGREENS ditanam, dipanen dan disajikan di gerai pertanian multidimensi GREENS di Plaza Indonesia. Jadi, sumber pangan ditanam, lalu dipetik atau dipanen sesuai usia tumbuh yang tepat, kemudian diolah atau diracik menjadi salad dan makanan yang lezat, serta langsung disajikan di depan kita. Dengan begitu, kesegaran dan higienitas-nya sangat terjamin dan vitamin serta mineral tetap tinggi dan terjaga. Wah, keren, ya!

Teknologi agrikultur yang diusung GREENS ini berbentuk pod (GREENS pod) yang memanfaatkan sistem penanaman dalam ruangan menggunakan teknologi blockchain, artificial intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) untuk menciptakan desentralisasi sumber pangan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

GREENS pod dapat mengatur suhu udara, kelembapan udara, pengaturan cahaya, hingga perencanaan penanaman sumber pangan jangka panjang sehingga hasil panen terprediksi, lebih konsisten dan memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi.

Oleh karena bentuknya yang portabel dan moduler, GREENS pod mudah ditempatkan di berbagai lokasi sehingga dapat menghasilkan hasil tanam yang dapat langsung di panen, diolah dan dikonsumsi di tempat yang sama (hyperlocal food).

Bisa Jadi Petani “Online”

Diuraikan oleh Co-Founder & Chief Business Officer GREENS, Erwin Gunawan, kehadiran pertanian multidimensi ini berangkat dari keprihatinan akan masalah kehilangan sumber pangan (food loss) dan food waste di negara Indonesia.

“Negara kita berada di peringkat 2 sebagai kontributor food loss. Untuk membantu mengatasi masalah pangan ini dan menghasilkan sumber nutrisi terbaik, kami di GREENS menciptakan sistem pertanian metafarming, di mana masyarakat dapat berkontribusi secara langsung untuk menanam serta menghasilkan sumber pangannya sendiri,” katanya.

Ia melanjutkan, “Jadi kita bisa menanam di mana saja, di tengah kota, di dalam mal, di dalam restoran, memperbolehkan masyarakat untuk bertanam dengan kita di dunia virtual dan dapat dipanen di dunia nyata.”

Erwin berharap, langkah GREENS ini dapat menjadi kegiatan ekonomi kreatif. “Pengembangan bisnis ini tentunya perlu dukungan pemerintah agar semakin banyak masyarakat yang mengenal dan berpartisipasi menjadi petani online sehingga visi dan misi kami mengenai sistem ketahanan pangan dapat terwujud,” katanya.

Inisiatif yang diusung GREENS ini sangat disambut baik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Sandiaga Uno, yang turut meresmikan pembukaan gerai GREENS.

“Kami dari Kemenparekraf terus mendukung usaha kuliner atau pangan yang menyumbang 42 persen PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia dari ekonomi kreatif. Masalah pangan ini sangat sentral, dan kita harus pastikan ketahanan pangan kita. Dan dengan pendekatan teknologi yang dilakukan GREENS ini, saya semakin yakin bahwa kita memiliki keunggulan dan kuliner atau pangan ini akan menjadi salah satu penopang dalam pertumbuhan ekonomi negara kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sandiaga Uno berharap kehadiran dan inovasi yang diusung GREENS bisa menjadi inspirasi bagi start-up lain. “Sayangnya hanya 4 persen start-up di Indonesia bergerak di bidang agriculture, yang paling banyak itu bergerak di bidang e-commerce dan lainnya. Semoga dengan kehadiran GREENS di bidang agriculture akan menginspirasi yang lain, apalagi ada sistem metafarming di sini,” tutupnya.

Nah, Moms, penasaran dengan pusat pertanian multidimensi dari GREENS dan ingin merasakan ‘live salad’ dari sayuran mini yang ditanam dan dipanen di GREENS pod? Datang saja langsung ke gerai GREENS di Plaza Indonesia lantai 5.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *