Tanggal 15 Oktober diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia. Lifebuoy yang sukses menjalankan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di seluruh penjuru Indonesia sejak 2004 lalu, semakin berkomitmen melindungi seluruh keluarga Indonesia. Terutama di masa pandemi saat ini. Cuci Tangan Pakai Sabun semakin penting dilakukan untuk mengurangi penyebaran infeksi virus.

“Meski Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini kita peringati secara virtual, namun tidak mengurangi makna kita harus tetap hidup bersih dan sehat. Kerjasama Unilever melalui Lifebuoy ini sudah memberikan suatu inisiatif yang luar biasa, khususnya untuk anak-anak Sekolah Dasar. Dimana Lifebuoy memberikan pendampingan, pembinaan, bahkan bantuan konkrit untuk sarana Cuci Tangan Pakai Sabun,” ujar Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan kata sambutan.

“Kita semua tidak pernah menyangka akan ada pandemi Covid-19. 1,4 miliar anak di seluruh dunia harus belajar dari rumah. Di Indonesia sendiri 62 juta anak di semua jenjang harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Untuk mempersiapkan sebelum tatap muka dilakukan, maka kita harus optimalkan sarana CTPS juga edukasi kesiapan psikis dan mental. Covid mengajari kita untuk hidup bersih dan sehat. Apa yang dilakukan Lifebuoy merupakan solusi luar biasa dimana kita semua harus melawan penyebaran virus Corona. Gerakan 3 M, pakai masker, menjaga jarak, dan edukasi Lifebuoy mencuci tangan pakai sabun dengan cara yang benar yaitu di air mengalir dan sarana yang bersih. Menyadarkan seluruh masyarakat untuk melawan pandemi Covid-19 ini. Apresiasi untuk Lifebuoy setinggi-tingginya dimana tetap terus berjalan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak khususnya dan masyarakat pada umumnya,” tambah Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd.

Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Dan sejalan dengan semangat peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini, Lifebuoy pun telah berhasil menjangkau lebih dari 100 juta tangan bersih di Indonesia melalui program edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). “Selama lebih dari 86 tahun, Lifebuoy sudah menjadi bagian dari keluarga Indonesia untuk melindungi mereka dari kuman. Terlebih dalam masa pandemi saat ini, kami terus mengingatkan dan memfasilitasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan tangan setiap saat, salah satunya dengan menyediakan fasilitas cuci tangan portabel di area yang membutuhkan,” tutur Ibu Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia.

Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia

Menurut Ibu Maulani, sebelum terjadinya pandemi, ternyata 2 dari 3 orang Indonesia, masih mencuci tangan hanya menggunakan air tanpa sabun. “Untuk itu, pada Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, kami ingin menekankan kembali pentingnya edukasi CTPS sejak usia dini untuk menanamkan kebiasaan CTPS yang akan terus terbawa hingga dewasa. Sehingga, di tengah situasi saat ini, kegiatan mencuci tangan pakai sabun menjadi semakin penting untuk dilakukan dan ditanamkan sejak usia dini,” ucapnya.

Ubah Kebiasaan

“Sekarang kita perlu mengubah paradigma, mencuci tangan tidak hanya sebelum dan sesudah makan atau sesudah dari toilet saja, tapi harus dilakukan setiap saat. Selesai bermain atau melakukan aktivitas apapun, ingatkan anggota keluarga untuk mencuci tangan. Perlu ada perubahan perilaku mendasar untuk menjaga keselamatan dan kesehatan, salah satunya melalui inisiatif untuk mengedukasi dan menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan baik yang benar sejak usia dini agar terbiasa hingga dewasa kelak,” jelas Dr. Efmansyah Iken Lubis, MM, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jakarta Selatan, mewakili PDUI sebagai organisasi perhimpunan dengan anggota terbesar di Ikatan Dokter Indonesia.

Dr. Efmansyah Iken Lubis, MM, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jakarta Selatan

Sebagai Brand Ambassador Lifebuoy dan juga orang tua, Christian Sugiono menjelaskan,  “Saya bersama Titi sudah membiasakan Arjuna dan Kai untuk mencuci tangan, jauh sebelum pandemi. Namun sekarang kami merasakan pembiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar pada anak-anak menjadi semakin penting. Kami juga terus mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan setiap saat, sebelum dan sesudah beraktivitas, terutama aktivitas di luar. Kami sadar pandemi ini belum selesai, sehingga kita semua tetap harus waspada,” katanya.

Brand Ambassador Lifebuoy dan juga orang tua, Christian Sugiono

C untuk Cuci Tangan

Masih sejalan dengan semangat Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy juga meluncurkan inisiatif ‘C untuk Cuci Tangan’. Inisiatif dan kemitraan di tingkat global ini diantaranya berupa dukungan dana senilai Rp517 miliar dan pembuatan jingle lagu untuk anak-anak, untuk mengedukasi dan mendorong perubahan perilaku mencuci tangan sejak usia dini di berbagai negara.

Di Indonesia sendiri, Lifebuoy juga memaksimalkan kolaborasi untuk memperluas jangkauan dan manfaat program ke berbagai penjuru negeri melalui peluncuran Program Sekolah dan Pesantren Sehat 2020, yang merupakan hasil kerjasama Unilever dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, PDGI, PERDOSKI, dan PERSI serta peluncuran Hygiene and Behaviour Change Coalition (HBCC) bersama Duta Besar Inggris, UNICEF, dan Save the Children.

Cuci Tangan Virtual Pertama dan Terbesar

Untuk memberikan dampak yang lebih luas di Indonesia, Lifebuoy pun mengadakan konser virtual penggalangan dana yang bekerja sama dengan Kitabisa.com, guna menyediakan fasilitas cuci tangan memadai bagi yang membutuhkan. Konser virtual tersebut akan diawali dengan acara cuci tangan virtual pertama dan terbesar di Indonesia yang bertajuk #TanganBersihUntukIndonesia, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mempraktekkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun.

“Kami berharap melalui inisiatif ini, semakin banyak masyarakat yang disiplin dalam mencuci tangan dengan sabun, sebagai salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi penyebaran virus dan memastikan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan,” tutup Ibu Maulani.

Foto: Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *