Dove Hadirkan Dove Sensitive Deodorant dengan Formulasi Khusus untuk Perempuan Indonesia

Kalau kita tampil rapi, wangi, dan bersih pastinya bikin kepercayaan diri meningkat, ya? Tapi apa jadinya bila ternyata saat kita mengangkat tangan, terlihat noda keringat yang tembus di baju, tepat di bagian bawah ketiak, alias ketiak basah. Waduh! Kepercayaan diri runtuh seketika, apalagi kalau ternyata menimbulkan bau tak sedap.

Keringat berlebih dan bau badan ini mulai bisa timbul sejak masa pubertas. Pubertas menyebabkan perubahan fisik yang tak terbantahkan pada setiap anak. Salah satu tanda dari pubertas adalah mulai munculnya rambut di bagian tubuh lain, seperti ketiak dan adanya perubahan bau keringat. Dan, anak perempuanlah yang alami perubahan bau keringat lebih dulu dibandingkan laki-laki. Maklum, anak perempuan biasanya mulai pubertas antara usia 8 – 13 tahun, sementara pada anak laki-laki umumnya antara 9 – 14 tahun.

Kalau sudah begini, deodoran kerap dipakai sebagai ‘senjata’ untuk menangkis keringat maupun bau badan.

Kapan Boleh Pakai Deodoran?

“Tidak ada aturan khusus usia terbaik memakai deodoran. Deodoran bisa digunakan pada anak-anak mulai usia 8 tahun atau sudah mencapai pubertas. Kalau anak tersebut aktif sehingga memiliki keringat berlebih namun tidak mengganggu, alias tidak menimbulkan bau badan, ya mungkin belum perlu deodoran, cukup jaga kebersihan badan dengan mandi, misalnya. Namun kalau dirasa sudah menggganggu dan menimbulkan bau badan yang berujung pada anak jadi tidak pede, ya sebaiknya pakai deodoran. Kan kasihan kalau mereka jadi nggak nyaman,” ujar dr. Melyawati Hermawan, SpKK selaku dermatologis yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia Jakarta atau PERDOSKI JAYA.

(kiri – kanan) dr. Melyawati Hermawan, SpKK – Dermatologis, dr. Theresia Movitam SpKK, FINSDV – Sekretaris PERDOSKI JAYA, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV FAADV – Ketua PERDOSKI JAYA, Anggya Kumala – Senior Brand Manager Dove Deodorant dan Mr. Venkat Murthy – Senior Product Development Manager Unilever pada acara media gathering Dove Sensitive Deodorant di Jakarta, baru-baru ini

Bila masalah keringat ini saja bisa mengganggu kenyamanan anak atau remaja, apalagi orang dewasa aktif dan produktif seperti Mama. Bahkan, permasalahan perempuan dewasa lebih kompleks terkait perubahan gaya hidup, misalnya dari pola makan maupun rutinitas (kebiasaan mengasup makanan cepat saji, minum kafein, begadang, stres) yang bisa memicu keringat berlebih. Tapi, tentu saja, untuk mengatasi semua masalah ini, tak boleh asal pilih deodoran, apalagi bagi kulit ketiak sensitif. Pilihlah deodoran yang tidak menimbulkan alergi dan ramah bagi kulit.

Tidak Mengandung Parfum, Alkohol dan Paraben

“Bagi pemilik kulit ketiak sensitif, kandungan parfum, paraben, ataupun alkohol dalam deodoran dapat memicu terjadinya iritasi atau alergi sehingga masih ada perempuan yang menghindari pemakaian deodoran. Padahal, penggunaan deodoran disertai antiperspirant dapat membantu mengatasi permasalahan keringat berlebih yang umumnya terjadi akibat perubahan gaya hidup,” lanjut dr. Melyawati.

Nah, mengerti akan kebutuhan perempuan Indonesia, Dove dibawah naungan PT Unilever Indonesia, Tbk kembali menghadirkan inovasi terbaru yaitu Dove Sensitive Deodorant yang diformulasikan khusus sehingga nyaman dan lembut untuk ketiak bahkan pada kulit ketiak yang sensitif.

DOVE Sensitive Deodorant, Formulasi Khusus untuk Kulit Ketiak Sensitif

“Dove Sensitive Deodorant diformulasikan dengan 0% kandungan parfum, alkohol dan paraben serta mengandung ¼ Dove moisturizing cream yang melembutkan,” tutur Ibu Anggya Kumala selaku Senior Brand Manager Dove Deodorant.

Sebelumnya, PT. Unilever Indonesia Tbk berkolaborasi dengan PERDOSKI JAYA telah melakukan penelitian untuk menguji penggunaan produk deodoran dan antiperspirant hipoalergenik yang tidak mengandung parfum, paraben, ataupun alkohol ini terhadap sejumlah mahasiswi di sebuah perguruan tinggi Jakarta dalam rentang usia 18-20 tahun.

“Berdasarkan riset dan uji klinis yang telah dilakukan, Dove Sensitive Deodorant dinyatakan aman digunakan tanpa menimbulkan alergi dan iritasi dan efektif mengurangi keringat bahkan setelah olahraga sekalipun,” ujar dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV selaku Ketua PERDOSKI JAYA.

Kabar baik lagi, Dove Sensitive Deodorant bisa dan nyaman digunakan bagi perempuan dengan segmentasi khusus seperti ibu hamil maupun ibu menyusui. “Kami berharap hadirnya Dove Sensitive Deodorant yang mampu memberikan perlindungan hingga 48 jam ini, dapat menjadi pilihan bagi perempuan Indonesia untuk menjaga kesehatan kulit ketiak, khususnya perempuan dengan kulit ketiak sensitif,” tutup Ibu Anggya.

Foto: dok. Dove Sensitive Deodorant

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *