Hari Ibu, Cerita Aku dan Ibuku

Setiap tanggal 22 Desember, kita merayakan Hari Ibu. Ibu  yang sudah mengandung, melahirkan, dan membesarkan kita penuh kasih. Nah, kalian pasti punya momen spesial bersama Ibu, seperti teman-teman kita ini. Simak, yuk!

Mama Segalanya Bagiku (Almeyda Nayara Azier, Founder of Nayaslime & Nayyara by Naya)

Gak perlu nunggu pas Hari Ibu, aku selalu ingat Mama, sayang Mama, setiap hari dan selama-lamanya. Mama selalu support aku. Pernah kapan itu, aku dan Mama mau ke Surabaya mengisi acara di sana. Pesawatnya delay 2 kali sampai malam.  Dan, gak tau gimana, pas udah di pesawat, malah penerbangan itu dibatalkan. Padahal aku harus tampil jam 9 besok paginya. Aku lantas disuruh Mama tunggu di pinggiran resto (udah tengah malam dan udah tutup semua). Di situ aku lihat Mama bolak-balik usahakan dapat tiket pesawat pertama agar aku tetap bisa tampil. Akhirnya dapat, dan kami tidur di dalam mobil nunggu subuh. Mama sama sekali gak keliatan marah atau kecewa, malah kasih pengertian ke aku. Terima kasih, Mama. Selamat Hari Ibu, aku sayangggggg Mama.”

Ingin Memanjakan Mama (Randi Adwin Ramadhan, Anggota  KidZania Congrezz  Periode 2016 – 2018)

“Bagiku, Mama adalah seorang pahlawan dan malaikat. Dia selalu berjuang mencukupi apa yang aku butuhkan. Saat aku kelas 5 SD dulu, aku mengikuti lomba gambar. Waktu aku latihan menggambar di sekolah, aku ingin Mama menemani. Kebetulan hujan sangat deras, tapi Mama tetap datang. Aku sangat senang dan kagum karena Mama selalu memberikan yang terbaik untukku. Sampai akhirnya aku bisa menang di perlombaan itu. Pada Hari Ibu ini, aku ingin memanjakan Mama. Memberikan hadiah dengan kejutan kecil, dan juga membantu Mama membersihkan serta merapikan rumah.”

Surat Untuk Mama (Kenes Gayatri Anjani, Jakarta)

“Menurutku, Hari Ibu adalah hari spesial untuk Ibu, dan agar anak-anaknya belajar untuk lebih menghargai Ibunya. Peristiwa yang mengharukan adalah, saat Mama menceritakan, betapa sayangnya Mama kepada anak-anaknya, dan seberapa keras kerja Mama untuk menyenangkan anak-anaknya. Pada Hari Ibu, aku akan mengajak adikku untuk membuat surat yang lucu dan bagus, untuk  diberikan ke Mama.”

Our Hero (Dilwyn, Edelberg, dan Igracius, Jakarta)

“Mami itu our Hero. Mami itu our Pokemon, because we love Pokemon. Waktu itu pas Dilwyn, Edel, dan Igra ikut competition day Penabur, ada lomba puzzle bareng orangtua.  Dengan bantuan Mami, kami bisa menang. Dapat piala juara 1. Yeaayyyy…!!! Mami is the best. We will always love you, Mami…”

Sepi Tanpa Mama (Audrey Eliana Siagian)

“Waktu dulu Mama sakit DB dan harus dirawat di RS, aku sangat sedih. Rasanya sepi. Pulang sekolah langsung ke RS dan sore pulang ke rumah, tapi tidak bersama Mama. Rasanya tak enak. Pada Hari Ibu, biasanya aku dan Papa ‘janjian’ untuk memberikan sesuatu untuk Mama, entah bunga atau cokelat. Walau setiap hari aku ingat dan sayang Mama, tapi Hari Ibu spesial karena aku bisa kasih kejutan untuk Mama, hehe…”

 Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *