Cergam

Panji, Ping ping, dan Pinot berjalan di hutan bersama Zu dan Yun. Tiba-tiba, sebuah anak panah melesat.     Sebuah anak panah mengenai kerba...

Titus dan Pubit berjalan-jalan di pasar Kota Timur. Tiba-tiba, mereka dikejutkan oleh suara tangisan.     “Dagangan buah-buahan milikku, s...

Titus terkejut mendengar suara teriakan Pubit di depan pintu rumahnya. “Tituuus! Seram sekali!” teriak Pubit.     “Aku melihat cahaya ...

“Dimana tahu pedas kesukaanku?” tanya Pak Mak.     “Kasihan, Pak Mak. Aku harus menolongnya,” ucap Titus. Titus dan Pubit pergi menc...

“Ayo kita main ke rumah kosong berhantu!” kata Panji dan Ping ping. “A..aku tidak mau!” seru Pinot ketakutan.     “Ayolah Pinot! K...

Pak Mak menuduh Pubit telah merusak kebunnya. “Pubit, berhenti!” teriak Pak Mak.     “Titus, tolong aku,” pinta Pubit. “Baiklah. A...

Panji, Ping ping, dan Pinot berjalan-jalan di taman kota. “Tadi sebelum ke taman, panas sekali, ya, cuacanya!” keluh Pinot.     “Lihat...

“Pubit! Lila meminta kita untuk menemaninya membeli lukisan di galeri Timur,” kata Titus.     Di galeri Timur yang penuh dengan lukisan,...

Panji, Ping ping, dan Pinot sedang menunggu bus. “Coba lihat ini!” ujar Pinot mengeluarkan dua pistol mainan dari dalam tasnya.     “P...

Pada suatu hari, Buba si musang kaya, berkunjung ke rumah Titus. “Ada hantu di rumahku!” keluh Buba.     “Piano-ku suka berbunyi sendi...

Jangan lupa beli edisi terbaru yaa...