“Aku harus cepat pulang dan istirahat banyak sehingga bisa tampil fresh ketika mengikuti casting iklan,” seru Ashley bersemangat. Tapi langkahnya terhenti di depan lapangan bermain di samping sekolahnya.

“Ashley ayo main. Kenapa kamu buru-buru?” tanya Bram heran. “Aku mau pulang istirahat karena besok ada casting!” seru Ashley kembali bergegas pulang menuju rumahnya.

Ashley adalah gadis kecil tomboi yang memiliki banyak teman. Pulang sekolah, biasanya Ashley bermain terlebih dahulu dan baru pulang ke rumah pukul dua siang.

Nenek dan Kakek yang menjaga Ashley tidak bisa berbuat banyak karena Ashley selalu marah dan tidak mau makan kalau dia dilarang main.

“Aku pulang, Nek!” teriak Ashley riang memasuki rumah. “Kok sudah pulang, Ashley, dan baju kamu juga masih rapi?” tutur Nenek heran melihat tingkah Ashley siang ini.

“Ashley, ayo makan!” ajak Nenek. “Oya, Ashley besok kamu jadi castingnya? siapa yang akan antar kamu?” tanya Kakek Ashley. “Besok Mama akan menemaniku,” jawab Ashley.

Keesokan harinya.

Minggu pagi Ashley sudah bangun dan bergegas mandi. “Ayo, Ma, sudah siang nih!” teriak Ashley dari dalam mobil sambil menunggu Mamanya.

Sesampai di tempat casting, peserta casting sudah banyak sekali. “Ma, apakah aku mampu ikut casting?” tanya Ashley sedikit ciut melihat banyaknya peserta.

“Hey… kenapa anak Mama kok jadi nggak percaya diri gini? Kamu itu cantik Ashley dan cocok untuk iklan ini!” seru Mama memberikan semangat pada Ashley.

“Nomor 450 silakah masuk ruang casting!” panggil panitia casting. “Ma, doain aku ya!” pinta Ashley sembari memegang tangan Mama yang hangat.

Setengah jam kemudian Ashley keluar dari ruang casting dengan wajah sedikit masam, karena tidak merasa yakin atas hasil casting-nya. Ashley diam seribu bahasa sampai hasil pengumuman casting keluar.

Pengumuman yang ditunggu-tunggu pun dibacakan oleh panitia. Jantung Ashley berdetak makin kencang sambil memeluk Mama. “Peserta yang akan memerankan model iklan susu adalah peserta casting nomor 450 dan akan didampingi oleh peserta nomor 25, 107, dan 333!” seru panitia keras.

“Mama, aku jadi bintang iklan!” tangis Ashley senang. “Mama kan tadi sudah bilang kalau kamu bisa, karena itu kamu harus yakin dan berjuang terus!” ucap Mama.

 

Cerita:  JFK     Ilustrasi: JFK

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *