Talent Talk, Cara Pintar dan Kekinian Mengembangkan Bakat Anak di Tahun 2020

Apa bakatmu, Kids? Apakah berbicara di depan publik, bernyanyi, menari, melukis, membuat video? Setiap orang pasti memiliki bakat. Namun, bakat sebagai potensi harus dikembangkan. Lebih baik lagi, bila bakat tersebut menjadi prestasi.

Untuk mengembangkan bakatmu, orangtua berperan besar, lho! Dukungan mereka dalam menyediakan wadah untuk menyalurkan maupun mengarahkan bakat kita, sangat penting. Nah, untuk memberikan pengetahuan akan hal itu, Penerbit Erlangga berkerja sama dengan 2Madison Gallery dalam gelaran 2Madison Art Week 2019, menyelenggarakan acara Talent
Talk dengan tema “Cara Pintar dan Kekinian Mengembangkan Bakat Anak di 2020”.

Berlangsung di 2Madison Gallery, Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu 30 Oktober 2019 lalu, acara ini dihadiri oleh Kak Indra Bekti (entertainer dan penyanyi), Kak Pri Ario Damar (Kaprodi Seni Musik IKJ, juri Battle Of The Band ETW 2019), Kak Edo Hendra (Conductor Choir SMPN 115 Jakarta), dan Kak Salman Aristo (CEO Wahana Kreator, sutradara, penulis, produser), dengan Kak Ramadhini sebagai moderator.

Dalam diskusi tersebut, Kak Indra Bekti yang merupakan ayah dari 2 anak ini, mengatakan bahwa tantangan orangtua di tahun 2020 semakin banyak. Era digital membuat segala informasi sangat mudah didapatkan oleh anak dan remaja seperti kalian.

Too much info (terlalu banyak informasi) dari internet, youtube dan sebagainya. Belum lagi bully (perundungan) semakin menjadi ancaman saat orang-orang lagi getol-getolnya dengan media sosial, jadi nggak hanya bully di dunia nyata secara langsung tapi juga di dunia maya. Belum tentu anak bisa terima bullying, kan? Memang ada ketakutan orangtua seperti itu, itu sudah menjadi risiko,” katanya.

Tantangan itu, menurut Kak Indra, harus dicermati dengan bijak oleh orangtua. Ia mengatakan bahwa orangtua perlu membekali anak dengan kepercayaan diri. “Ada banyak cara untuk mengasah kepercayaan diri maupun membangun mental anak, misalnya dengan ikut ajang kompetisi semacam Erlangga Talent Week,” katanya.

Menang dan kalah, lanjutnya, bukanlah hal utama. Kegagalan merupakan suatu proses menuju keberhasilan. “Sekarang banyak sekali ajang untuk mengasah bakat. Ikutkan anak dalam lomba-loma bila ia tertarik. Kalau belum bisa menang, it’s okay, nggak masalah. Anak juga diajarkan untuk berani menerima kekalahan,” terangnya.

Acara diskusi Talent Talk yang juga melibatkan orangtua, pelajar maupun mahasiswa ini berlangsung seru. Kegiatan ini merupakan persiapan awal Penerbit Erlangga dalam menyambut penyelenggaraan Erlangga Talent Week (ETW) 2020.

Erlangga Talent Week 2020 juga akan memfokuskan kembali pada lomba-lomba unggulan seperti Erlangga English Speech Contest (EESC), Battle of The Band, Lomba Modern Choir atau Paduan Suara, dan Traditional Dance Competition.  “Apabila ada penambahan lomba dan program kegiatan akan kami sampaikan dalam pemberitahuan selanjutnya,” ujar Bapak David G. Sihotang (Manajer Marketing Nasional Penerbit Erlangga).

Nah, Kids, jangan ragu untuk mengembangkan bakatmu, ya! Apapun hobimu, asah dan kembangkan. Minta arahan orangtua maupun guru agar potensimu semakin berkembang. Mau jadi v-logger, youtuber, presenter, atau penyanyi, bisa kalian lakukan asal tekun dan selalu mau menggali potensimu.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *