Fungsi kognitif anak berada dalam masa puncak pada usia 2 tahun dan terus berkembang hingga usia 5 tahun. Oleh karena itu kecukupan nutrisi, stimulasi, kasih sayang dan pemantauan tumbuh kembang anak pada masa ini sangat penting untuk mencapai tumbuh kembang optimalnya.

Hal ini menjadi semakin penting pada situasi pandemi Covid-19 saat ini, dimana orangtua harus menghadapi berbagai tantangan baru, serta terbatasnya interaksi anak dengan lingkungannya, yang seringkali membuat tumbuh kembang si kecil terlewat dari orangtua.

Diungkapkan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH, 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting untuk tumbuh kembangnya, yang disebut sebagai periode emas. Pada anak usia tersebut terjadi perkembangan otak yang sangat pesat. Masa ini disebut pula periode kritis perkembangan dan tidak dapat tergantikan.

Pantau Tumbuh Kembang Anak

Oleh karena itu, meskipun masih berada dalam situasi pandemi yang memberikan banyak tantangan, orangtua tetap perlu memastikan tumbuh kembang si kecil sesuai dengan tahapan usianya. “Pantaulah pertumbuhan anak dengan cara menimbang Berat Badan (BB), mengukur Tinggi Badan (TB) dan juga Lingkar Kepala (LK) secara teratur. Kesemuanya ini umumnya bergerak naik sesuai dengan pertambahan usia. Moms bisa membandingkan dengan melihat kurva pertumbuhan anak, misalnya di buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), sehingga bisa di-plot apakah pertumbuhan anak sesuai dengan garis pertumbuhan yang ada di buku tersebut,” ujar dr. Bernie pada acara #CaraPintarMam Play & Talk secara virtual, Rabu (07/07).

(kiri – kanan) Vera Niki Gozali, Brand Manager S-26 Procal, Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH, Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang dan Psikolog Pritta Tyas Mangestuti, M.Psi pada acara #CaraPintarMam Play & Talk: Pentingnya Memastikan Tumbuh Kembang Anak Sesuai Tahapan Usianya di Masa New Normal, yang digelar secara virtual, Rabu (07/07)

Tak hanya pertumbuhan secara fisik, perkembangan anak juga perlu dipantau. Untuk itu, Moms perlu melakukan stimulasi yang tepat agar fungsi tubuh dan kemampuan anak bisa berjalan sesuai dengan tahapan perkembangan anak sesuai usianya.

Lakukan Stimulasi yang Tepat

Psikolog Pritta Tyas Mangestuti, M.Psi, menjelaskan, agar orangtua bisa melakukan stimulasi yang tepat kepada anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Ketahui milestone (tahapan tumbuh kembang) anak. Informasi ini bisa mudah diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku KIA (Kesehatan Ibu dan anak), aplikasi online, internet, dan sebagainya.
  2. Amati anak sedang dalam periode sensitif yang mana. Periode sensitif ini adalah periode dimana si kecil tidak membutuhkan usaha keras atau waktu lama untuk bisa menguasai suatu skill (keterampilan). “Amati anak lagi senang-senangnya apa. Contoh, anak sedang suka mengoceh, bisa jadi anak sedang berada di periode sensitif bahasa. Maka stimulasi yang bisa kita berikan antara lain memperdengarkan lagu-lagu sederhana, lagu yang ada pengulangan kata, atau bercerita melalui hand puppet (boneka tangan) untuk menstimulasi perkembangan bahasanya,” ujar Prita. Ia melanjutkan contoh lain, bila anak sedang aktif-aktifnya, nggak bisa diam, mungkin saja anak sedang berada di periode  sensitif gerak. Nah, Moms bisa menstimulasi motorik kasar anak dengan mengajaknya bermain gerak seperti menirukan gerakan burung, gajah, dan sebagainya. Atau bermain petak umpet dalam rumah.

Semua stimulasi yang dilakukan kepada anak, ditegaskan oleh Prita, hendaknya dilakukan orangtua dengan penuh kasih sayang dan pendekatan yang menyenangkan.

Ditambahkan oleh dr. Bernie, orangtua harus cermat dalam memahami tahap-tahap perkembangan anak sesuai tahap usianya serta memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat.  katanya. “Stimulasi yang baik ditambah nutrisi yang baik akan menghasilkan tumbuh kembang yang optimal,” tegas dr. Bernie.

S-26 Procal Rasa Madu

Nah, bicara nutrisi, Wyeth Nutrition kembali menghadirkan inovasi terbarunya, S-26 Procal Nutrissentials Rasa Madu, susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun yang kaya akan Kolin, Zat Besi, Vitamin B Kompleks, tinggi Protein, Kalsium, Vitamin D dan K, serta tanpa gula tambahan dengan rasa madu yang lezat untuk mendukung tumbuh kembang dan mendukung proses belajar si kecil.

“S-26 Procal Nutrissentials berkomitmen mendampingi orangtua dalam memastikan tumbuh kembang si kecil berjalan sesuai tahap usianya. Salah satunya dengan menghadirkan nutrisi yang mendukung pertumbuhan si kecil, S-26 Procal Nutrissentials rasa madu yang lezat dan disukai anak,” ujar Vera Niki Gozali, Brand Manager S-26 Procal.

“Untuk membantu para orangtua memahami kebutuhan dalam setiap perkembangan si kecil untuk tumbuh kembangnya yang optimal, Wyeth Nutrition juga memberikan informasi untuk orangtua mengenai nutrisi, stimulasi, tumbuh kembang dan tips parenting bersama para pakar melalui platform instagram @wyethnutritionid,” tutupnya.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *