Tahukah kalian, saluran cerna yang sehat, akan mendukung imunitas tubuh? Ya, hal itu dikarenakan 60-70% sel imun itu, berada dalam saluran cerna. Nah, bagaimana membuat saluran cerna sehat? Ada kuncinya, nih.

Kuncinya adalah kombinasi prebiotik FOS GOS. Wah, apa itu, ya? Yuk, kita bahas!

Prebiotik dan probiotik, pasti kalian sering mendengar istilah tersebut. Prebiotik merupakan zat dalam makanan yang tidak dapat dicerna usus seperti FOS (fructo-oligosaccharides) dan GOS (Galacto-oligosaccharide), sehingga membutuhkan probiotik (mikroorganisme atau bakteri baik yang secara natural ada di dalam usus) untuk mencernanya.

Yang termasuk prebiotik yaitu fruktooligosakaarida seperti inulin dan galaktooligosakarida, terdapat dalam pisang, bawang merah, bawang putih, daun bawang, asparagus, kedelai, gandum, buah-buahan, kacang polong-polongan, dan bawang prei. Sedangkan Probiotik adalah mikroorganisme hidup atau bakteri baik yang secara natural ada di dalam usus berfungsi untuk kesehatan secara keseluruhan, kebaikan pencernaan, dan meningkatkan sistem imun contohnya adalah produk susu fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, miso, tempe, dan susu kedelai.

FOS dan GOS sendiri merupakan jenis karbohidrat. GOS bisa kita dapat secara alami dari sayur mayur dan ada juga yang sudah diproduksi secara komersial. Sedangkan FOS terkandung secara alami pada bawang, asparagus, pisang, dan lain-lain.

Nah, agar kita memiliki imunitas atau daya tahan tubuh yang baik, yang diakibatkan oleh sistem pencernaan yang sehat, maka harus mengonsumsi makanan-makanan seperti yang sudah disebutkan di atas, ya. Itu cara ampuh meningkatkan imunitas tubuh.

Ada pula produk makanan seperti susu misalnya yang mengandung prebiotik FOS dan GOS. “GIANT study yang dilakukan pada 767 anak sehat berusia di atas 1 tahun di 5 negara yang mengonsumsi susu pertumbuhan dengan prebiotik lcFOS/scGOS dan n-3 LC PUFA ditambahkan ke dalam susu, hasilnya adalah, infeksi risiko yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi susu sapi,” ungkap Prof. Yvan Vandenplas, MD, PhD., Head of Departement of Pediatrics, Vrije Universiteit Brussel dalam acara Seminar Digital “Nutrisi untuk Imunitas, Kunci Tumbuh Kembang Optimal” yang diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2020 oleh Nutriclub.

Prof. Yvan Vandenplas, MD, PhD., Head of Departement of Pediatrics, Vrije Universiteit Brussel

Peran Penting Nutrisi

Ternyata, nutrisi atau gizi makanan mengambil peran besar dalam menentukan keseimbangan mikrobioma yang ada di dalam usus, ya. “Prebiotik yang merupakan karbohidrat atau serat yang tidak dapat dicerna dan difermentasikan oleh bakteri dalam usus, mampu merangsang perkembangan bakteri baik bifidobacteria. Kombinasi prebiotik FOS dan GOS dengan rasio 1:9, dapat meningkatkan jumlah bifidobacteria, menstimulasi pertumbuhan spesies bifidobacteria dan lactobacillus tertentu, mengurangi bakteri patogen, dan membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. FOS dan GOS juga mampu membantu mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi risiko infeksi,” jelas Prof. Yvan. “Mikrobioma gastrointestinal (keseimbangan mikrobioma di dalam usus) yang sehat, berperan sangat penting untuk mengembangkan sistem imunitas anak sejak dini,” tandasnya.

Imunitas Terus Berkembang

Dalam kesempatan yang sama, DR. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterologi menyatakan bahwa sistem imunitas dibentuk sejak awal kehidupan dan akan berkembang menjadi lebih kuat dan lebih kompleks seiring dengan pertambahan usia anak. Di sinilah peran orang tua untuk memastikan agar perkembangan imunitas optimal. Sistem imun yang terjaga, menjadi bekal tubuh anak untuk tumbuh dan berkembang.

Anak yang sehat dan memiliki tumbuh kembang optimal, sangat diperlukan untuk membentuk fondasi masa depan bangsa yang berkualitas. Namun, infeksi saluran pernapasan akut dan diare menular, banyak diderita oleh anak usia di bawah lima tahun dan menjadi  penyebab utama morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) pada anak usia di bawah lima tahun. Padahal, ini dapat dicegah dengan mendukung si Kecil memiliki daya tahan tubuh yang baik agar tubuhnya kuat melawan infeksi virus dan kuman di sekitarnya.

“Penyebab anak rentan terkena gangguan penyakit infeksi  seperti ISPA dan diare, salah satunya karena sel-sel usus pada anak masih renggang, mengakibatkan apabila ada kuman atau alergen akan mudah masuk melalui sel-sel tersebut. Selain itu, mikrobioma pada saluran cerna tidak berkembang dengan baik. Bakteri pada mikrobioma memiliki peran terhadap imunitas, nutrisi, dan perlindungan terhadap bakteri patogen. Dalam tubuh manusia sendiri terdapat sekitar 10-100 triliun mikrobioma dengan jumlah paling banyak terdapat di usus,” tambah dr. Ariani.

Hari Anak Nasional 2020

Pemerintah mencanangkan tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” pada peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli tahun ini. Di Indonesia sendiri, anak balita (0-5 tahun) merupakan golongan yang paling rawan terhadap bermacam-macam infeksi. Data RISKESDAS 2018 menunjukkan bahwa infeksi dan malnutrisi masih umum ditemui. Infeksi yang umum dialami anak-anak adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan gastroenteritis akut (diare) dimana jumlah anak usia 1–4 tahun yang mengalami ISPA adalah 13,7% dan diare sebesar 12,8%.

Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia

“Anak-anak kini merupakan generasi pembangun bangsa di masa depan. Untuk melindungi anak-anak di tengah tantangan kesehatan yang sedang kita hadapi bersama-sama (pandemi Covid-19), imunitas anak perlu didukung salah satunya dengan pemberian nutrisi yang tepat. Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui Nutriclub berharap dengan adanya kegiatan diskusi Seminar Digital kali ini, lebih banyak orang tua yang mengetahui pentingnya imunitas dan cara mendukung imunitas anak melalui nutrisi agar si Kecil memiliki tumbuh kembang optimal. Para orang tua bisa mendapatkan informasi seputar nutrisi, stimulasi, tumbuh kembang dan ilmu parenting lainnya dengan mengunjungi www.nutriclub.id,” tutup Bapak Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia.

Foto: Novi, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *