Buka Gerai Baru, SaladStop! Gaungkan Perilaku Ramah Lingkungan

Gerai makanan sehat SaladStop! secara resmi membuka gerai terbaru mereka di PIK Avenue lantai GF, Jakarta Utara, pada hari Senin (02/03). Ini merupakan cabang ke-14 di Indonesia. Di sini, penggemar menu salad yang segar dapat bersantai menikmati salad dengan nuansa interior yang cerah dan asri.  Area makan yang dirancang dengan banyak tanaman hijau dan jendela kaca akan membuat suasana hati semakin adem.

Ibu Katherine Desbaillet-Braha, Co-Owner dan Director, SaladStop! menegaskan bahwa SaladStop! selalu berupaya untuk memberikan nilai lebih bagi lingkungan sekitar. “Sejak pertama kali kami memulai bisnis ini, kami berusaha berkontribusi secara positif dalam menjawab tantangan global paling mendesak, seperti produksi limbah dan keamanan pangan. Untuk itu, kami berkomitmen untuk melestarikan sumber daya alam bumi dengan menggunakan energi dan sumber air secara hemat dan efisien,” katanya.

Hal ini dibuktikan dengan prestasi SaladStop! secara global pada tahun 2019 lalu, antara lain: menyajikan 150.000 menu berbahan dasar sayur mayur di gerai SaladStop! di seluruh dunia,

penghematan 90.000 kantong belanja dengan memasang harga sebesar SGD 10 sen, siklus hidup kantong belanja selama 21 hari, berhasil merangkul 23 mitra untuk program keberlanjutan, dan sukses mengajak 20.000 pelanggan membawa mangkuk pribadi ke gerai, atau setara dengan penghematan 680 kg sampah.

Langkah-langkah tersebut disambut baik oleh Public Campaign Specialist WWF-Indonesia, Ibu Margareth Meutia. Walaupun saat ini belum menjadi mitra kerja SaladStop!, mereka mendukung penuh praktik usaha yang dijalankan oleh SaladStop! dan optimis dapat bersinergi di kemudian hari.

 

Hingga tahun 2019, WWF-Indonesia menjalankan berbagai kampanye serupa yaitu, ‘Beli Yang Baik’ untuk mendorong perubahan gaya konsumsi menjadi lebih bertanggung jawab dan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, ‘Pangan Bijak Nusantara’ yang mempromosikan ketahanan pangan lokal; program edukasi pendidikan pembangunan yang berkelanjutan untuk kaum muda; pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dan ekowisata yang berkelanjutan untuk masyarakat adat; serta produksi perikanan dan rotan yang bertanggung jawab,” katanya.

Di tahun 2020 ini, katanya, WWF juga menjalankan serangkaian kampanye dan program pemberdayaan terkait produksi dan konsumsi yang berkelanjutan.

Untuk tahun 2020 ini, SaladStop! terus berupaya menerapkan perilaku ramah lingkungan. Mereka pun mencanangkan program-program seperti: penggunaan 70% lampu LED untuk semua gerai pada tahun 2020, dan membangun sistem kompos di semua gerai di Singapura pada tahun 2020.

“Selain itu, salah satu target utama SaladStop! di tahun ini adalah untuk melakukan ekspansi di dalam dan luar ibukota. Kami menargetkan untuk menggandakan jangkauan gerai SaladStop! di Indonesia pada akhir tahun 2020. Selain dari gerai perdana di Bali, SaladStop! juga akan menghadirkan sebuah konsep baru yang lebih lengkap dari segi produk dan servis, lebih luas dan lebih nyaman, namun tetap dengan komitmen SaladStop! menyajikan produk makanan yang lezat, sehat, bernutrisi & bertanggung-jawab,” tutup Bapak Rendy Lukita, Marketing Manager, SaladStop!

Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *