Tanya: Namaku Lira, sekarang aku kelas 3 SD. Telur adalah makanan favoritku. Tiap hari aku makan telur. Sehari aku bisa makan telur dua kali atau lebih. Setiap sarapan, makan siang atau makan malam. Biasanya didadar, diceplok atau dicampur nasi goreng. Sebenarnya, kata Mama tidak boleh makan telur tiap hari. Tapi aku paling suka makan pakai telur. Benarkah apa kata Mamaku, ya, Dok? Kenapa kita tidak boleh makan telur tiap hari? Terima kasihLira, 9 Tahun – Jakarta Barat

Jawaban dari dokter Raissa:
Halo Lira, terima kasih atas pertanyaannya. Sebenarnya boleh-boleh saja makan telur setiap hari, tetapi kamu tetap memerlukan sumber protein hewani lain seperti dari sapi, ayam, dan ikan. Karena setiap sumber protein, memiliki susunan asam amino yang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan dan kelengkapan protein dan asam amino tubuh, dibutuhkan sumber protein yang bervariasi. Nutrisi ini sangat berguna untuk mendukung tumbuh kembang kamu. Selain itu, protein hewani lain juga bisa membentuk massa otot dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Jadi mulai sekarang sebaiknya variasikan makanan kamu, ya. Contohnya, kalau pagi sudah makan telur, siang dan malamnya makan ayam atau ikan.

Konsultan:

dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp. GK
Dokter Spesialis Gizi Klinik
RS Pondok Indah – Puri Indah, Jakarta Selatan

(Ilustrasi : Agung)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *