Di hari ulang tahun peri Kela, teman-teman perinya memberikan sebuah bola emas pengabul permintaan. “Wah, bola ini satu-satunya di dunia. Terima kasih, teman-teman!” seru peri Kela terharu. ( On the birthday of Kela the fairy, her fairy friends gave her a golden ball that grants wishes. “Wow, this ball is one of a kind in the world. Thank you, my friends!” says Kela the fairy happily.)

 Tak jauh dari rumah peri Kela, seorang manusia bernama Bubu menangis sedih. Pohon buah-buahan yang ditanamnya mati diserang hama. Dia pasti akan diusir oleh pemilik kebun buah. Peri Didi, sahabat Bubu, sedih melihatnya. Dia bertanya pada Raja Peri, cara untuk menolong Bubu. “Kau harus menanam bola emas pengabul permintaan di kebun Bubu. Tapi, sayang sekali, bola emas itu sudah diberikan pada peri Kela sebagai hadiah ulang tahun,” ungkap Raja Peri. ( Not far from Kela the fairy’s house, a human named Bubu is sad in tears. The fruit trees he planted have died because of pests. He will surely be evicted by the fruit garden owner. Didi the fairy, Bubu’s best friend, is sad to see him. He asks the Fairy King of a way to help Bubu. “You must plant the wish-granting golden ball in Bubu’s garden. But, unfortunately, the golden ball has been given to Kela as a birthday present,” reveals the Fairy King.)

Peri Didi pun pergi ke rumah peri Kela untuk meminta tolong. Peri Kela yang terkejut karena melihat peri Didi menangis, berusaha menenangkannya. “Kenapa menangis?” tanya peri Kela. “Namaku peri Didi, aku ingin menolong sahabatku, tapi tidak bisa. Aku memerlukan bola emas pengabul permintaan milikmu untuk menolongnya,” cerita peri Didi tersedu-sedu. Peri Kela yang tersentuh hatinya lalu berpikir. “Bola emas adalah hadiah dari teman-temanku. Aku harus minta ijin mereka sebelum memberikannya padamu,” ucapnya. ( Didi the fairy then goes to Kela the fairy’s house to ask for help. Kela the fairy is surprised to see Didi crying, and she tries to calm him. “Why are you crying?” Kela asks. “My name is Didi the fairy, I want to help my friend but I can’t. I need your wish-granting golden ball to help him,” Didi tells. Kela the fairy is touched and replies, “The golden ball is a gift from my friends. I must ask them before I give it to you,” she says.)

Teman-teman peri Kela mengijinkan bola emas diberikan pada Bubu. Mereka mengagumi kebaikan hati peri Kela. “Keinginanku adalah untuk memberikan kebahagiaan bagi orang lain,” kata peri Kela. Peri Didi dan peri Kela kemudian menanam bola emas di kebun Bubu. Seketika itu juga, kebun Bubu berbuah kembali. ( Kela the fairy’s friends allow her to give the golden ball to Bubu. They admire Kela’s kind heart. “My wish is to give happiness to others,” says Kela the fairy. Didi and Kela then plant the golden ball in Bubu’s garden. That instant, Bubu’s garden is flourishing with fruits.)

 

Cerita: Seruni   Ilustrasi: JFK   Translator: Yos

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *