Seorang bocah asal Essex, Inggris, bernama Maddison Bowden sering dianggap aneh oleh teman-temannya. Hal tersebut karena, Bowden memiliki pola pikir dan cara berbicara yang berbeda dari teman-teman sebayanya.

Beberapa temannya juga sering mengejek Bowden ketika ia mampu menghitung lebih cepat dibanding yang lainnya. Hampir tak ada hari ia lewati tanpa ejekan dari teman-temannya.

Karena sering menerima perlakuan yang tak pantas, Bowden sempat hampir putus asa. Ia tak ingin bertemu teman-temannya dan berhenti sekolah. Namun, orangtua Bowden berhasil memberikan semangat untuk anaknya.

Skor Tertinggi

Ketika mengikuti ujian masuk sekolah menengah pertama, Bowden berhasil mendapatkan nilai terbaik. Ternyata, setelah melakukan tes IQ MENSA, Bowden mendapatkan skor 162 atas 150 pertanyaan yang diselesaikannya. Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi yang pernah didapat anak berusia di bawah 18 tahun.

Membalas dengan Kesuksesan

Dengan skor IQ tersebut, Bowden menempatkan dirinya di atas Profesor Stephen Hawking dan Albert Einstein. Baik Hawking yang dikenal sebagai penemu teori lubang hitam atau pun Einstein yang merupakan penemu teori relativitas, diketahui memiliki IQ 160.

Ketika ditanya apakah Bowden akan membalas perlakuan dari teman-temannya, ia pun menjawab, iya. Namun, aksi balas dendam ini tidak diartikan dalam hal negatif. Melainkan, Bowden ingin mereka yang telah mengejeknya, menyaksikan kesuksesannya di masa depan.

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *