Seperti Moms dan Dads ketahui, di tengah pandemi, banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan. Hal ini meninggalkan perenungan panjang, begitu pentingnya perencanaan dan pengelolaan jangka panjang. Hal itu diungkapkan oleh Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia dalam acara Media Briefing “Pemaparan Hasil Kinerja Fund Unit Link Allianz Tahun 2020 dan Outlook Strategi Pengelolaan Fund Unit Link Tahun 2021” Selasa (16/3). Tak hanya individu atau masyarakat, dunia usaha dan jasa pun banyak tergoncang akibat pandemi di tahun 2020 lalu.

“Tahun 2020 kemarin adalah tahun yang menantang. Sekitar 90 persen karyawan kami melakukan WFH (work from home), namun kami berhasil menumbuhkan bisnis kami. Di tahun 2020 lalu meskipun dihimpit pandemi Covid-19, secara pendapatan premi bruto,  Allianz berhasil tumbuh sebesar 25 persen,” ujar Karin.

Adaptasi Cepat dan Inovasi Teknologi

Angka ini bisa dibilang cukup baik mengingat tak sedikit perusahaan atau bisnis di Indonesia yang gulung tikar akibat tak mampu bertahan. Hal ini bisa terjadi, ujar Karin, antara lain karena ketangguhan para pekerja di Allianz yang bisa beradaptasi dengan keadaan baru dan cepat melayani walaupun bekerja dari rumah.

Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia dalam acara Media Briefing “Pemaparan Hasil Kinerja Fund Unit Link Allianz Tahun 2020 dan Outlook Strategi Pengelolaan Fund Unit Link Tahun 2021” Selasa (16/3)

“Lalu, adanya investasi dari sisi teknologi. Kami mengamati dengan adanya pandemi, terjadi akselerasi digitalisasi besar-besaran. Nasabah banyak mengajukan polis secara online,dan karyawan kami juga melayani lewat tatap muka secara virtual. Bahkan sebanyak 96% layanan di tahun 2020 lalu, diajukan secara online. Sehingga kami juga bisa memproses secara otomatis via online juga. Inilah yang membantu pertumbuhan bisnis kami di tengah pandemi,” jelasnya.

Tak hanya itu, pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk lebih memerhatikan kesehatan. Hal ini, turut pula mendorong pertumbuhan bisnis Allianz dengan meningkatnya permintaan akan produk dan asuransi kesehatan oleh nasabah. “Yang penting dalam situasi ini adalah loyalitas dari nasabah dan upaya dari tenaga pemasar kami untuk terus mengedukasi,” kata Karin.

Tingginya Minat Asuransi Kesehatan

Memahami bahwa masyarakat semakin sadar akan kesehatan, Allianz Indonesia juga menyediakan asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan yang menanggung biaya penyakit Covid-19, yang sudah sesuai dengan tenaga medis dan mengacu pada Kemenkes. “Bahkan di tahun 2021 ini, Allianz melakukan perluasan dimana nasabah yang melakukan isolasi di rumah tetap kami cover (tanggung). Sebenarnya hal itu tidak bagian dari polis, tetapi itu adalah layanan tambahan bagi kami untuk mendukung agar Indonesia cepat pulih dari Covid-19,” terangnya. Wah, menarik sekali ya Moms.

Dalam kesempatan tersebut, diterangkan pula bahwa selama 2020, Portfolio Manager Allianz Indonesia aktif mengikuti kondisi pasar dan menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi pasar yang fluktuatif.  “Meskipun kondisi pasar volatil di tengah masa pandemi yang menantang, Allianz Indonesia mencatatkan perkembangan imbal balik investasi yang positif di tahun 2020 dengan total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 42,70 triliun atau naik sebesar 6,27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. AUM ini termasuk juga dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Allianz. Dana yang dikelola terdiri dari investasi produk unit link sebesar 55%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 26% dan DPLK sebesar 19%,” kata Ni Made Daryanti, Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia.

Ni Made Daryanti, Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia

Harapan dan Optimisme di Tahun 2021

Perkembangan dan pendistribusian vaksin yang mulai dilakukan di awal 2021, likuiditas dari berbagai negara serta sentimen positif dari penerapan Omnibus Law yang akan menunjang iklim dan daya tarik investasi di Indonesia diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi di Indonesia.

Meskipun optimisme tahun 2021 akan jauh lebih baik dari tahun lalu, tetap ada risiko yang perlu diperhatikan, antara lain tekanan Geopolitikal AS, pertumbuhan ekonomi dunia yang masih lemah karena lambatnya pemulihan Covid-19, adanya gelombang kasus Covid-19 yang baru, rendahnya realisasi Penanaman Modal Asing dan lemahnya implementasi Omnibus Law, serta pemerintah mengalami penundaan ketersediaan vaksin Covid-19 dan konsumsi yang rendah dari pemerintah dan masyarakat.

Di tahun ini, Allianz Indonesia telah memulai secara progresif untuk strategi investasi pada saham dalam meningkatkan eksposur non-defensif selain saham defensif, dengan melihat adanya ekspektasi pemulihan ekonomi pada tahun 2021 dan 2022. Selain itu, ada prospek aliran dana asing terhadap proyek Baterai Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/EV Battery), yang akan menjadikan Indonesia sebagai produsen baterai terbesar di dunia dan memiliki peran penting di rantai produksi EV. Apapun kondisinya, secara umum preferensi Allianz Indonesia tetap tidak berubah pada saham-saham yang memiliki kekuatan harga, neraca yang efisien dan tata kelola perusahaan yang baik.

Sebelum Investasi, Ketahui Profil Risikonya!

Melihat geliat positif ini, tentu merupakan langkah awal yang baik bagi Moms dan Dads milenial yang ingin berinvestasi. Tak lupa Karin menganjurkan, untuk memaksimalkan tujuan finansial jangka panjang nasabah, hendaknya Moms dan Dads memilih jenis perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. “Dan yang tak kalah penting juga adalah untuk memahami profil risiko masing-masing. Selain melakukan review polis secara rutin dari segi perlindungan asuransinya, nasabah juga perlu memastikan pilihan instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko dan melakukan review secara berkala terhadap nilai investasi yang telah terkumpul. Hal ini penting untuk memonitor perkembangan dari rencana keuangan yang telah dibuat,” imbuh Karin.

Produk unit link Allianz sendiri memiliki fitur switching atau pengalihan, sehingga nasabah dapat mengubah pilihan fund untuk polisnya, bahkan secara online melalui portal nasabah Allianz eAZyConnect. “Allianz Indonesia senantiasa menjaga kepercayaan nasabah kepada kami untuk memberikan perlindungan dan pelayanan asuransi terbaik, serta mengelola asset nasabah untuk dapat mencapai tujuan finansial yang diharapkan,” tutupnya.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *