#PaddlePopMainYuk

Hari Anak Nasional yang jatuh hari ini, tanggal 23 Juli, terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ya, Kids. Sebab, anak usia sekolah dasar sebagian besar masih menjalani proses belajar dari rumah. Pasti kalian kangen belajar di sekolah dan bermain bersama teman-teman. Apalagi, sudah hampir 4 bulan kalian di rumah saja.

Tapi, di sisi lain, ada hikmah positif yang bisa kalian ambil, Kids. Apalagi kalau bukan waktu bertemu dengan orangtua yang semakin sering dan banyak, yang mungkin tidak terjadi kalau kalian bersekolah. Interaksi bersama orangtua, sangat penting untuk memperkuat hubungan kalian. Salah satunya adalah lewat bermain.

Ya, bermain tak hanya membawa kesenangan bagi kalian, namun juga bermanfaat bagi tumbuh kembang-mu. Selain itu, kalian juga bisa belajar banyak hal dari bermain.

Baca juga: Tak Hanya Kaya Manfaat, Bermain pun Bisa Menjadi “Coping Stress” Bagi Anak-anak

Seperti yang dilakukan oleh teman kalian, Abbey (10 tahun) dan Zoey (7 tahun), buah hati dari Mom Artika Sari Devi, artis yang juga istri dari musisi Ibrahim Iman atau yang akrab dipanggil Baim. Mereka termasuk beruntung karena kedua orangtuanya sangat memahami betapa pentingnya manfaat bermain.

(kiri – kanan) Anna Surti Ariani dan Artika Sari Devi bersama buah hatinya

“Kami paham betul pentingnya bermain dan mereka pun berdua butuh bermain. Untuk itu, kami sudah mengatur jadwal mereka seperti waktu istirahat, bermain, belajar, berkumpul bersama dan lainnya dengan proporsi yang cukup, terutama saat sekolah virtual. Kami ada ruang bermain khusus untuk anak-anak dimana mereka biasanya bermain DIY menggunakan barang bekas yang ada di rumah, role play & dress up sebagai princess, dan hindari bermain gadget. Kami bebaskan mereka mau bermain apa saja, karena dengan bermain saya paham ada manfaat yang mereka dapatkan,” ujar Mom Artika pada acara diskusi visual bertajuk #MainYuk dari Rumah Bareng Paddle Pop, Selasa (22/07).

Ya, saat bermain, apapun bisa menjadi stimulus kreativitas. Kalian bisa menggunakan benda-benda di dalam rumah, misalnya kardus bekas, kertas, bahkan camilan atau makanan, seperti es krim. “Bagi kami, memilih jajanan yang baik tidak hanya rasanya yang mereka suka tapi juga baik untuk mereka. Paddle Pop menjawab kebutuhan kami karena nggak hanya anak-anak suka rasanya tapi bentuk, warna dan kemasannya bisa menjadi sumber inspirasi untuk mainan,” urainya.

Ditambahkan oleh Kak Nina, Psikolog Anak dan Keluarga yang memiliki nama asli Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., yang penting bukanlah mainan atau permainan-nya, melainkan proses bermain. “Ide bisa didapat dari manapun. Misalnya dengan menggunakan stik es krim, orangtua bisa mengajak anak bermain sekaligus belajar dengan cara menyenangkan,” katanya.

Artika Sari Devi menunjukkan karya ia dan anak-anaknya menggunakan bahan dari stik es krim

Ia mencontohkan, orangtua bisa mengajak anak untuk menuliskan di stik es krim atau di kertas yang dilekatkan di stik es krim, seperti kategori hewan atau tumbuhan. ‘Misalnya nama-nama hewan karnivora, hewan omnivora, herbivora, dan sebagainya. Ditulis di stik es krim atau di kertas yang dibentuk lucu dan dilekatkan di stik es krim. Setelah selesai, stik es krim itu disebar di sekitar rumah. Nah, orangtua bisa mengajak anak mulai bermain. Misalnya, “Sekarang, ayo kita cari, binatang-binatang apa saja yang termasuk hewan karnovora?” Nah, anak akan bergerak aktif mengeksplorasi rumah dan mencari tulisan yang dimaksud tadi. Selain itu, dengan cara ini, anak jadi lebih mudah mengingat apa yang diajarkan,” ujar Kak Nina.

Proses bermain inilah yang dimaksud paling penting oleh Kak Nina. Mulai dari proses menciptakan mainan (dari stik es krim), dan memulai permainan (aktivitas mencari jawaban), yang semuanya dilakukan oleh anak-anak bersama orangtua.

Nah, untuk memperingat Hari Anak Nasional, Paddle Pop,  brand es krim anak-anak produksi Unilever Indonesia, mendukung kegiatan bermain yang sangat bermanfaat bagi anak. “Sejalan dengan brand purpose& campaign #PaddlePopMainYuk, Paddle Pop percaya bahwa segala sesuatu yang baik dapat dimulai dengan bermain. Kami ingin luruskan mitos dan mengingatkan kembali bahwa bermain membantu anak-anak mendapatkan pengalaman dan mengembangkan kecerdasan majemuk mereka, tidak hanya membuat mereka bersenang-senang atau hanya mengisi waktu luang saja. Lewat acara diskusi virtual ini, kami mengajak orangtua Indonesia untuk membiarkan anak bermain dan meluangkan waktu bermain bersama anak,” tutup Ibu Memoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream, Unilever Indonesia.

Ilustrasi: Just For Kids, Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *