Sejak Covid-19 menyerang Indonesia, situasi banyak berubah. Tak hanya merugikan dari sisi kesehatan, pandemi juga berdampak bagi para pelaku usaha. Keadaan ini tentu menjadi pembelajaran bagi generasi muda, yang akan menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi di masa depan.

Hal ini sangat disadari oleh AkzoNobel Indonesia. Produsen cat Dulux ini kembali kembali melanjutkan program kemitraannya dengan SOS Children’s Villages Indonesia untuk periode 2021-2022.  Memasuki tahun ke-5 kemitraan, program lanjutan ini diawali dengan Virtual Kick-Off.

Indra Laban, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia)

Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Bapak Indra Laban mengatakan “Memasuki tahun kedua pandemi, situasi semakin dinamis. Setelah fase pemulihan ekonomi, Indonesia kembali menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Kita semua harus berjuang dan bertahan, termasuk generasi muda. Kemitraan kami dengan SOS Children’s Villages merupakan bagian dari upaya kami untuk dapat mengubah kehidupan anak remaja sesuai dengan pendekatan sustainability AkzoNobel yaitu, “People. Planet. Paint”. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan generasi muda, membekali mereka dengan berbagai pelatihan agar mereka siap ketika memasuki dunia kerja nantinya. Tentu kami juga berharap ke depan generasi muda dapat terus berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi.”

Adapun program kemitraan AkzoNobel x SOS Children’s Villages ini akan memberikan pelatihan keterampilan tenaga kerja dan kewirausahaan kepada 53 remaja binaan. Program inisiasi pertama ini akan dijalankan di Banda Aceh dan Meulaboh.  Pasca bencana tsunami, Banda Aceh dan Meulaboh terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi. Selain itu, pandemi COVID-19 berkepanjangan juga menambah dampak pada peningkatan angka pengangguran usia produktif di Aceh. Menurut data Dinas Tenaga Kerja Provinsi Aceh, pada Januari 2021 jumlah pengangguran di Aceh pada 2020 meningkat menjadi 19.000 orang dengan persentase 6,59 persen. Angka pengangguran saat ini menjadi 167.000 orang, sedangkan di tahun sebelumnya, 2019, berjumlah 198.000 orang.

Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia

“Tantangan bagi para remaja saat ini begitu besar, mereka harus mempersiapkan kemandiriannya di tengah kondisi dunia yang berat dan sulit. SOS Children’s Villages Indonesia melihat adanya kebutuhan untuk para remaja diberikan bekal agar dapat membangun masa depannya dengan baik. Untuk itu, kami bergandengan tangan bersama para mitra yang peduli dengan keadaan remaja kita. Program bersama AkzoNobel tidak hanya berupa dukungan pendidikan, tapi juga menguatkan karakter remaja melalui berbagai rangkaian pelatihan,” ujar Bapak Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.

AkzoNobel dan SOS Children’s Villages Indonesia telah mempersiapkan program employability dan entrepreneurship di Banda Aceh melalui pelatihan pembuatan mebel dari bahan kayu dan besi, sedangkan di Meulaboh akan difokuskan pada kegiatan hidroponik. Ke depannya, beberapa program lain seperti online mentoring, pelatihan teknik dan praktik pengecatan, dan dukungan pendidikan remaja juga telah disiapkan.

Virtual Kick-Off kemitraan AkzoNobel dan SOS Children’s Villages

Virtual Kick-Off pada 15 Juli 2021 yang bertepatan dengan World Youth Skills Day 2021 ini bertemakan Keberanian untuk Bangkit dan Bersinar. Dihadiri oleh perwakilan anak remaja binaan SOS Children’s Villages di seluruh Indonesia, perwakilan dari AkzoNobel dan SOS Children’s Villages Indonesia, serta menghadirkan Chiki Fawzi seorang figur publik yang dikenal juga sebagai Seniman dan Musisi. Bersamaan dengan Virtual Kick-Off, AkzoNobel dan SOS Children’s Villages Indonesia juga menggelar online mentoring pelatihan menggambar berkolaborasi dengan Chiki Fawzi kepada anak remaja dampingan SOS di seluruh Indonesia. Nantinya gambar dari para remaja akan dinilai dan dipilih 3 yang terbaik oleh Chiki. Selain itu, para remaja juga diberikan motivasi untuk terus bersemangat meraih cita-cita.

Chiki Fawzi, Seniman dan Musisi

“Sebagai generasi muda di Indonesia, saya merasa perubahan situasi saat ini sangat cepat dan dinamis, sehingga kita para anak muda dihadapkan dengan tantangan yang teramat besar. Meski demikian, saya optimis bahwa kita dapat bersatu padu, berkolaborasi sambil terus meningkatkan skill untuk menuju kemandirian. Saya sangat beruntung diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu, pengalaman dan semangat kepada teman-teman,” ujar  Chiki Fawzi, Seniman dan Musisi.

Indra berharap, kerjasama AkzoNobel dan SOS Children’s Villages dapat terus berkelanjutan. “Semoga anak-anak muda dapat memiliki bekal untuk menghadapi masa depan, terutama di tengah situasi yang terus tidak menentu seperti sekarang. Mari hadapi perubahan dan temukan keberanian untuk bangkit dan bersinar,” tutup Indra.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *