Jika hujan turun, kita sering melihat kilat yang sangat terang di angkasa. Kadang disertai bunyi yang menggelegar hingga memekakkan telinga. Itulah petir atau biasa juga disebut dengan halilintar. Ada juga yang menyebutnya guntur. Bagaimana, ya, proses terjadinya?

Petir sebetulnya adalah gejala alam biasa yang sering terjadi di mana saja. Petir terjadi karena adanya gesekan dua lempengan yang bertenaga listrik berbeda. Lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.

Prosesnya

Proses terjadinya muatan listrik pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya, dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya melalui media udara.

Musim Hujan

Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.

Muatan Listrik Besar

Muatan listrik yang terkandung dalam petir sangat besar. Sedikitnya 1.000.000 volt per meter dengan kecepatan 50.000 km/detik sehingga mampu menimbulkan bunyi yang menggelegar. Oleh karena itu, wajar bila petir sangat berbahaya karena mampu menghancurkan gedung, pohon besar, bahkan manusia. Perabotan dan alat-alat elektronik seperti televisi, radio, dan telepon juga bisa mengalami kerusakan oleh petir.

Hindari Tempat Terbuka

Jika sedang terjadi hujan yang mengandung petir, sebaiknya menghindar dari tempat terbuka seperti lapangan, agar kita tidak terkena petir. Untuk menghindari kerusakan alat listrik di rumah apabila terjadi hujan dan petir adalah mematikan listrik, mencabut saluran antene di televisi, dan mencabut kabel telepon. Apabila kamu punya rumah yang bertingkat, harus dipasangi penangkal petir. Sehingga bila ada petir menyambar, alat penangkal akan menyalurkan tenaga listrik melalui kawat besar yang terbuat dari tembaga atau kuningan, menuju ke tanah. Tetap berhati-hati, ya, Kids, jika ada petir… (JFK/Nov)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *