Hansaplast Koyo Ajak Keluarga Indonesia untuk Mudik Ideal yang Bebas Pegal

Siapa di sini yang masih berada di kampung halaman, atau sedang liburan di luar kota? Nah, perjalanan jauh saat mudik, liburan atau perjalanan pulang pasca mudik, tentu melelahkan. Tak heran, otot-otot tubuh pun menjadi kaku dan tegang.

Baik pengemudi maupun penumpang, menurut Dr. Angelica Anggunadi, Sp.KO, dokter spesialis kedokteran olahraga, bisa merasakan badan lelah dan pegal selama perjalanan karena berada di dalam mobil terlalu lama. Tubuh kita akan berada dalam posisi yang cenderung statis dan memiliki risiko mengalami kekurangan cairan. Posisi duduk yang statis dan lama itu, membuat aliran darah di tubuh kita, terutama di kaki, menjadi kurang lancar sehingga tubuh kita pun menjadi kaku.

Agar perjalanan mudik atau kembali pulang ke rumah setelah mudik bebas dari rasa pegal dan lelah, simak yuk tip dari Dr. Angelica Anggunadi, Sp.KO berikut ini!

1. Melakukan pijatan. Pemijatan atau sentuhan di tubuh dapat mengurangi nyeri dan memperlancar peredaran darah. Otot akan menjadi lebih lentur dan rasa pegal pun akan berkurang. Penelitian menyatakan, pemijatan dapat mengaktifkan gen yang bekerja untuk mengurangi peradangan otot, namun masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan besarnya efek tersebut.

2. Meregangkan otot. Peregangan dapat membuat otot yang kaku menjadi kembali lentur. Lakukan gerakan-gerakan sederhana untuk meregangkan tubuh setip 2 jam sekali, sebuah hal yang sangat mungkin dilakukan saat berhenti di rest area. Meski begitu, berbagai gerakan peregangan statis untuk bagian leher, bahu, lengan, dan pinggang dapat dilakukan walaupun dalam posisi duduk di dalam kendaraan.

Yang dimaksud dengan gerakan peregangan statis adalah gerakan peregangan dimana suatu bagian tubuh ditahan dalam posisi tertentu di rentang gerak yang maksimal (ditandai oleh adanya “rasa tidak nyaman”; bukan rasa nyeri) selama 10 hingga 15 hitungan. Dalam melakukan peregangan statis ini, tidak boleh ada hentakan dan untuk mendapatkan efek yang maksimal, tiap gerakan dapat diulang 2 hingga 3 kali.

3. Memberi sensasi panas pada bagian tubuh yang pegal. Sensasi panas dapat membantu mengurangi rasa pegal pada otot. Saat perjalanan jauh, salah satu sumber panas yang paling praktis adalah koyo. Ketika ditempelkan pada bagian tubuh, koyo akan memanaskan bagian tersebut sehingga aliran darah meningkat dan juga mengurangi rasa nyeri serta pegal. Koyo umumnya juga mengandung zat yang memiliki sifat anti-radang (metil salisilat) yang membuatnya efektif dalam mengurangi rasa nyeri pada otot.

Sebagai ahli dalam produk Pertolongan Pertama, Hansaplast memiliki produk untuk berbagai macam situasi Pertolongan Pertama, termasuk pegal-pegal. Untuk mengatasi pegal-pegal, tersedia Hansaplast Koyo yang memiliki dua varian: Hangat dan Panas. Hansaplast Koyo menggunakan Heat-Lock Technology yang membuatnya terus hangat saat digunakan dan terus terasa seperti baru dibuka. Ramah di kulit sehingga tidak menyebabkan iritasi serta memiliki aroma yang menenangkan. Cukup tempelkan pada bagian tubuh yang pegal untuk menghilangkan rasa pegal tersebut.

Nah, demikian tip dari Dr. Angelica Anggunadi, Sp.KO dan nikmati perjalanan ideal yang bebas pegal bersama Hansaplast Koyo.

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *