Lisa tinggal di Ibu kota Negeri Zima yang dipimpin oleh seorang Ratu. Dulu Lisa tinggal bersama keluarganya di desa. Tidak seperti ibu kota yang mewah dan banyak bangunan tinggi dari batu, bangunan di desa tempat Lisa tinggal hanya kayu. Mulanya Lisa merasa bahagia tinggal di sana. Sampai suatu hari dia bertemu dengan anak-anak bangsawan dari ibu kota yang mengejeknya. “Lihat pakaian yang dipakai anak itu, sederhana sekali! Memalukan!” seru mereka sambil menunjuk Lisa. Sejak itu Lisa yang marah bersumpah membalas dendam dengan menjadi sama seperti mereka.

Waktu tinggal di desa Lisa punya teman peri bernama Gobo. Mereka sangat akrab, tapi setelah tinggal di ibu kota dan menjadi kaya, Lisa tak mau berteman dengan Gobo lagi. “Lisa menyebalkan, padahal aku membantunya kaya. Aku menyihir sayuran-sayuran yang dijualnya ke ibu kota sehingga jadi enak. Sekarang dia melupakanku!” keluh Gobo. “Bagaimana kalau kau membalas dendam? Aku tahu cara yang bagus!” bujuk Roku si rubah. “Aku setuju,” kata Gobo.

Keesokan harinya utusan Lisa datang meminta sayur segar untuk dijual di ibu kota pada Gobo. “Silahkan,” kata Gobo sambil menyerahkan kotak-kotak kayu berisi sayur. Ketika para pembeli makan sayur yang dijual Lisa, mereka tertidur pulas dan tidak bisa bangun. Dan ternyata Ratu Negeri Zima dan para petinggi kerajaan juga makan sayuran yang dijual Lisa! Negeri Zima menjadi kacau. “Mengapa jadi begini?!” seru Lisa ketakutan. Gobo juga terkejut mendengar tentang apa yang terjadi di ibu kota. Dia pergi menemui Lisa. “Jadi ini perbuatanmu, Gobo?” Lisa terkejut. “Aku marah karena kau tidak menganggapku sebagai teman lagi!” tangis Gobo. “Kalau begitu kita berdua sama-sama salah. Tahukah kau, Gobo? Aku sudah lelah hidup di ibu kota, di sini hanya ada sedikit ketulusan. Semua orang hanya mementingkan dirinya sendiri. Aku ingin kembali ke desa,” kata Lisa. Lisa dan Gobo saling memaafkan dan mereka mencari cara untuk membangunkan semua yang tertidur.

Ketika pergi ke istana, Gobo dan Lisa terkejut melihat Roku si rubah duduk di singgasana Ratu. “Roku! Mengapa kau di sini?” tanya Gobo bingung. “Rencanaku berhasil. Ratu sudah tidak ada karena tertidur, akhirnya aku jadi penguasa Negeri Zima!” ucap Roku tertawa puas. “Jadi ini maksudmu sebenarnya!” seru Gobo marah. “Roku, kau pasti punya pengalaman buruk, sama sepertiku,” kata Lisa. Roku terkejut karena Lisa bisa mengerti. “Ya, dulu aku adalah hewan peliharaan istana, dan diberikan hutan sendiri untuk tempat tinggal. Tapi kemudian dibuang begitu saja karena Ratu sudah bosan padaku. Aku sangat marah!” seru Roku. “Jadi kita bertiga sama, hanya ingin bahagia. Aku punya ide. Bagaimana  kalau kita memulai awal yang baru? Kita cari kebahagiaan kita bersama-sama!” ajak Lisa. “Itu ide yang bagus! Balas dendam itu tak berguna, tak mungkin ada kebahagiaan dihasilkan dari balas dendam!” kata Gobo. “Kalian benar,” ujar Roku mengangguk sambil tersenyum.

Gobo membangunkan semua yang tertidur dengan sihirnya. Setelah itu, dia pergi  bersama Lisa dan Roku. Lisa, Gobo, dan Roku yang kini sudah menjadi sahabat, tinggal di desa yang letaknya sangat jauh dari ibu kota kerajaan Zima. Mereka bertiga hidup sederhana, tulus, dan saling membantu. Semua itu membuat mereka bahagia.

 

 

 

Cerita: Seruni      Ilustrasi: Agung

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *