Kalian pernah melihat hujan salju? Hujan salju biasa terjadi di negara-negara yang memiliki empat musim seperti Eropa dan Amerika. Tapi, tahukah kalian bagaimana terjadinya hujan salju?

Salju adalah air yang jatuh dari awan namun telah membeku menjadi padat dan seperti hujan. Salju sendiri terdiri atas partikel uap air yang kemudian mendingin di udara, lalu jatuh ke Bumi. Uap air tersebut jatuh dalam bentuk kepingan empuk, putih, dan seperti kristal lembut. Pada suhu tertentu, salju bisa meleleh dan hilang.

Terbentuknya Salju

Awal terbentuknya salju berasal dari uap air yang berkumpul di atmosfer Bumi. Kumpulan uap air mendingin sampai pada titik kondensasi, yaitu temperatur dimana gas berubah bentuk menjadi cair atau padat.

Setelah itu, menggumpal membentuk awan. Pada saat awal pembentukan awan, beratnya jauh lebih kecil daripada berat udara sehingga awan tersebut mengapung di udara. Persis seperti kayu balok yang mengapung di atas permukaan air.

Setelah kumpulan uap terus bertambah dan bergabung ke dalam awan tersebut, beratnya juga bertambah. Hingga pada suatu ketika udara tidak sanggup lagi menahannya. Awan tersebut pecah dan partikel air pun jatuh ke Bumi.

Proses Seperti Hujan

Sederhananya, proses terbentuknya salju sebetulnya sama dengan proses terjadinya hujan. Bedanya, pada proses terbentuknya salju, uap air yang menguap akibat panas Matahari, dibawa jauh lebih tinggi dibandingkan pada saat proses terjadinya hujan. Saking tingginya, suhu udara sangat dingin hingga uap air yang dibawa ke sana berubah menjadi butiran es yang akhirnya jatuh ke Bumi sebagai salju.

Negara Bersalju

Musim salju terjadi karena adanya perbedaan letak geografis suatu negara. Negara yang letak geografisnya jauh dari garis khatulistiwa dan mendekati kutub Utara dan atau kutub Selatan, biasanya memiliki empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin yang ditandai dengan turunnya salju atau suhu udaranya menjadi sangat dingin, dan musim semi.

Terjadinya musim dingin untuk negara yang letaknya di Utara khatulistiwa, biasanya mulai bulan September sampai Januari. Sebut saja di Amerika, Jepang, Cina, Korea, Swiss, Prancis, Swedia, dan Rusia. Sedangkan negara yang letaknya di Selatan khatulistiwa seperti New Zealand ataupun Australia, musim dingin terjadi mulai bulan Maret sampai Juni. Nah, kalian bisa bersiap-siap, deh, jika ingin melihat hujan salju secara langsung. (JFK/Nov)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *