Teman-teman pasti tahu yang namanya kecap. Itu lho, cairan kental yang berwarna cokelat kehitam-hitaman. Rasanya ada yang manis dan ada pula yang asin. Sering digunakan sebagai teman makan nasi ataupun bumbu berbagai masakan. Nah, pasti penasaran, bagaimana sih cara pembuatan kecap itu?

Kecap diduga berasal dari bahasa Amoy (Cina) Koechiap atau Ke-tsiap. Artinya, kuah ikan atau saus ikan. Istilah Ketchup di dalam bahasa Inggris pun diduga berasal dari Koechiap yang artinya saus terong kecil atau tomat.

Di Indonesia pun juga dikenal dengan sebutan Kecap. Khususnya di pulau Jawa, yang terkenal adalah jenis kecap yang rasanya manis dan kental. Tidak diketahui persis bagaimana sejarah kelahiran kecap manis di Jawa. Namun dalam buku berjudul The History of Java karangan Sir Thomas Stamford Raffles, ada tulisan tentang kedelai dan kecap. Artinya, kedelai dan kecap sudah ada di Jawa pada abad ke-18.

Semua jenis kecap terbuat dari kacang kedelai. Tahu dan tempe juga terbuat dari kacang kedelai. Adapun cara pembuatan kecap adalah dengan mem-fermentasi-kan kacang kedelai tersebut. Fermentasi atau peragian adalah salah satu cara pengolahan dengan menggunakan bantuan bakteri. Salah satunya adalah dengan menggunakan ragi.

Proses Pembuatan Kecap

Mau tahu cara pembuatan kecap? Ini dia:

 

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *