Terpaan pasir dalam jumlah banyak yang berterbangan di udara membuat suasana di luar rumah terlihat gelap. Yup! Itulah yang dinamakan badai pasir.

Badai pasir adalah fenomena alam yang umum terjadi di wilayah Arab atau Mesir. Penduduk Arab biasa menyebutnya Haboob (dalam bahasa Arab berarti angin yang kencang).

Badai pasir biasa terjadi di daerah kering dan disebabkan angin yang bertiup sangat kencang. Badai ini menyebabkan pasir dan material lainnya berterbangan di udara dan menurunkan jarak pandang.

 

Sebab

Badai pasir disebabkan oleh meningkatnya kecepatan angin dalam suatu wilayah yang luas. Atau bisa juga disebabkan karena udara di atas padang pasir lebih panas sehingga menyebabkan tekanan udara di bagian bawah tidak stabil sehingga memicu timbulnya angin kencang.

Badai pasir umumnya terjadi pada tanah yang kering. Badai pasir dapat memindahkan keseluruhan bukit pasir dan membawa pasir dalam jumlah besar sehingga tepi badai dapat menyerupai dinding pasir setinggi 1,6 km.

Kecepatan angin yang mencapai 40 km/jam membuat pasir berterbangan kesana kemari tak beraturan, bahkan berputar-putar tak tentu arah, menyebabkan cuaca terkesan mendung akibat cahaya matahari yang tertutupi debu. Wow!

 

Di Afrika

Badai pasir di Afrika adalah hasil dari angin musim panas dari Utara yang bertukar dengan hawa intertropik yang berasal dari Afrika Utara. Juga membawa udara lembab dari teluk Guinea.

Khusus di Sudan, karena ada kelembaban dari badai pasir tersebut maka biasa terjadi hujan sesudah badai pasir. Badai pasir biasa terjadi pada bulan Juli dan Agustus.

 

Indonesia

Eits, di Indonesia juga ada badai pasir lho! Yakni di pegunungan Bromo, Jawa Timur. Badai pasir di Gunung Bromo memang tidak sedahsyat di Arab. Namun, bisa membuat penduduk merasa ngeri.

Setelah 7 hari, badai itu akan mereda sendiri. Badai pasir biasanya terjadi saat perubahan musim. Berlangsung dari pagi sampai sore hari, dan kalau malam hari jarang terjadi.

Untuk menghindari badai pasir adalah dengan berlindung di dalam ruangan. Apabila keadaan memaksa, segera kenakan masker (untuk bisa bernafas) dan kacamata (agar partikel debu tidak masuk ke mata).

Wah, betapa kuasa Tuhan menciptakan fenomena alam yang dahsyat seperti badai pasir!

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *