Sakit gigi itu, nggak enak, ya, Kids. Rasanya nyeri, cenat-cenut, susah makan dan bahkan sampai nggak bisa tidur. Ups, jangan sampai kejadian, ya? Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Tahukah kamu, menurut survei, 9 dari 10 penduduk Indonesia punya masalah mulut seperti gigi berlubang maupun masalah gusi. Bayangkan, banyak ya jumlahnya.

Ya,  mulut kita ini merupakan pintu gerbang masuknya makanan. Di dalam mulut, ada kuman baik tapi banyak juga kuman jahat. Kalau kita lama tidak menyikat gigi setelah makan, maka sisa-sisa makanan dalam mulut akan berkumpul dan membentuk plak.

Kalian pasti sering mendengar istilah ini. Benar sekali, plak adalah lapisan yang menempel pada gigi karena bercampurnya kuman jahat dan sisa-sisa makanan.

Untuk itu, sangat penting menjaga kesehatan gigi dan mulut kita, terutama di masa pandemi Corona sekarang ini. “Selain untuk menghindari kerusakan gigi, menjaga kesehatan gigi dan mulut saat pandemi Covid-19 bertujuan untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh kita,” ujar Drg. Anggi Pratiwi pada diskusi kesehatan Facebook Live oleh Listerine bertajuk “Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi” pada Kamis (14/05).

Mulut yang sehat, lanjut Drg. Anggi, akan mempertahankan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kuman-kuman pengganggu atau virus-virus lainnya.

LISTERINE menyelenggarakan Edukasi Virtual: Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi melalui Facebook Live dengan menghadirkan Melanie Putria (Host) dan drg. Anggi Pratiwi (narasumber), Kamis (14/05)

Tidak rajinnya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan berbagai permasalahan pada gigi seperti, gusi bengkak, gusi mudah berdarah saat menyikat gigi dan flossing serta munculnya tartar yang menunjukkan terjadinya pengerasan plak, dan gigi berlubang (karies).

Jika dibiarkan atau tidak dilakukan perawatan, infeksi yang terjadi pada rongga mulut bukan tidak mungkin akan dapat menyebabkan tiga penyakit lanjutan lain seperti, penyakit kardiovaskuler, diabetes melitus, dan aterosklerosis. Selain itu, kondisi mulut yang tidak sehat dan tidak baik dapat meningkatkan 2 sampai 10 kali lipat masuknya bakteri ke dalam aliran darah. Duh!

Nah, salah satu cara untuk merawat kesehatan mulut dan mencegah terjadinya penyakit gusi adalah dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari secara rutin, yakni pagi hari setelah makan maupun malam sebelum tidur.

Namun, ditegaskan oleh Drg.Anggi, pada kenyataannya sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh bagian rongga mulut, dan hanya mampu membersihkan 30 – 53% plak pada gigi, sehingga kuman yang ada di dalam mulut tetap tidak tersentuh semuanya.

Untuk itu, katanya, dalam membersihkan mulut dan gigi, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar bisa membasmi kuman hingga 99,9 persen, yakni:

  • Menyikat gigi 2 kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Saat menyikat gigi, katanya, sebaiknya menggunakan sikat gigi dengan bulu halus.
  • Bersihkan lidah, bisa dengan memakai sikat gigi atau alat pembersih lidah khusus.
  • Lakukan flossing (pemakaian benang gigi untuk menjangkau permukaan gigi)
  • Menambahkan tahapan berkumur (rinsing) sebagai bagian dari rangkaian perawatan mulut secara menyeluruh, dimana berkumur dapat membantu melawan dan melenyapkan sisa-sisa bakteri yang bersarang di mulut, terutama gigi dan gusi.

Drg. Anggi menambahkan, berkumur menggunakan obat kumur (mouthwash) yang mengandung 4 essential oil (minyak esensial) pada rangkaian perawatan mulut secara menyeluruh dapat membantu mengurangi 99.9% kuman dan membuat mulut lebih bersih. “Berkumur sendiri juga dapat melindungi area mulut selama 12 jam, maka untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mulut yang bersih, sebaiknya berkumur secara rutin dua kali sehari setelah menyikat gigi,” katanya.

Pola makan pun, perlu diperhatikan agar kesehatan gigi dan mulut kita optimal. “Hindari mengasup banyak makanan yang mengandung pemanis buatan atau makanan yang lengket-lengket. Perbanyak banyak vitamin C seperti buah-buahan dan serat seperti sayur-sayuran,” anjur Drg. Anggi.

Acara diskusi kesehatan virtual yang dipandu oleh artis Melanie Putria tersebut merupakan bagian dari program edukasi yang digelar rutin oleh PT Johnson & Johnson Indonesia untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai kesehatan.

“Sebagai salah satu perusahaan kesehatan global di Indonesia, kami terus melakukan berbagai inisiatif untuk mengedukasi masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama di masa pandemi seperti ini. Kami berharap melalui program edukasi kesehatan mulut yang kami lakukan secara berkelanjutan, masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut,” tutup Ibu Devy Yheanne, Country Leader of Communications & Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia.

(Foto: Istimewa)

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *