Sebagai ikon khas ibukota, Monas (Monumen Nasional) adalah kebanggaan kita, ya, teman-teman. Selain menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, Monas juga tempat ideal untuk mendapatkan informasi cuplikan sejarah berkembangnya negara Indonesia.

Nah, guna meningkatkan pengunjung Monas, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta menggelar acara Monas Week. Ini merupakan pekan pameran seni budaya yang menampilkan sejarah serta keindahan dan keragaman budaya Jakarta dalam tampilan teknologi modern.

Dalam rangka Monas Week 2019 yang berlangsung sejak tanggal 23 Juli hingga 31 Juli 2019, akan digelar pameran hologram. Jadi, kalian akan mengenal sejarah Jakarta dengan kemasan teknologi modern, Kids.

Apa itu hologram? Hologram adalah teknologi fotografi. Ia merekam cahaya yang tersebar dari suatu objek, lalu menyajikannya dalam bentuk 3 dimensi. Kerennya lagi, gambar 3 dimensi tersebut dapat kita lihat hingga 360 derajat. Dapat bergerak dengan animasi dan suara, agar dapat menyampaikan informasi baik secara real-time (waktu nyata) maupun tidak.

Teknologi hologram ini akan menampilkan wajah Jakarta dari masa ke masa, Kids. Terbagi dalam 3 periode, masa pra kolonial, masa kolonial dan masa kemerdekaan. Ya, kota Jakarta memiliki sejarah panjang dan sempat beberapa kali berganti nama. Diawali dengan sebutan Sunda Kelapa pada periode kerajaan Sunda dan Jayakarta, kota ini berubah menjadi Batavia, kemudian Djajakarta hingga akhirnya menjadi Jakarta pada era kemerdekaan.

Adi Panuntun (tengah) selaku kreator hologram

Kalau kalian pernah ke Museum Monas, pasti tahu kalau di sana ada 51 diorama (miniatur tiga dimensi) sepanjang dinding untuk menggambarkan sejarah Jakarta.  Nah, menurut Kak Adi Panuntun selaku kreator hologram, cuplikan sejarah 3 periode yang ditampilkan dalam diorama itu-lah yang akan kalian saksikan lewat film pendek yang dikemas dalam pameran hologram ini.

“Pengunjung seolah-olah akan dibawa menggunakan mesin waktu untuk melihat secara langsung sosok Jakarta dari masa ke masa, dikemas dalam tampilan holografi yang apik,” katanya.

Nah, penasaran kan? Kalian bisa menyaksikan pameran hologram ini di dalam Museum Sejarah Nasional Tugu Monas, tepatnya di tengah-tengah museum.  Berlangsung tiap hari hingga 31 Juli 2019 (kecuali Senin) dan terbuka untuk umum.

Adapun jadwal tayang akan terbagi dalam 6 pertunjukan. Catat, ya?

Pertunjukan 1  : 11.00 – 11.25 WIB
Pertunjukan 2  : 13.00 – 13.25 WIB
Pertunjukan 3  : 15.00 – 15.25 WIB
Pertunjukan 4  : 16.00 – 16.25 WIB
Pertunjukan 5  : 17.00 – 17.25 WIB
Pertunjukan 6  : 19.00 – 19.25 WIB

Semoga, lewat pameran hologram ini, para generasi muda seperti kalian bisa mengetahui sejarah Jakarta lebih baik lagi. Dan semakin peduli untuk terus menjaga dan merawat kota tercinta Jakarta agar tetap menjadi kota kebanggaan hingga masa mendatang.

Foto: Istimewa

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *