Mungkin kalian berpikir anemia itu penyakitnya orang dewasa. Ternyata, usia kalian rawan terkena penyakit kekurangan sel darah merah ini lho! Utamanya kalian para remaja putri. Kenapa bisa ya?

Anemia adalah suatu kondisi -tidak sehat- dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Remaja putri dikatakan anemia bila kadar Hb kurang dari 12 mg/dL. Dan, remaja putra jika Hb kurang dari 13 mg/dL. Kenapa usia remaja rentan terkena anemia?
Prof. Dr. Endang L. Achadi, Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), menjelaskan bahwa remaja lebih berisiko terkena anemia karena usia remaja sedang tumbuh dengan pesat, sehingga perlu zat gizi lebih banyak. Sementara remaja puteri selain pada masa pertumbuhan juga mengalami haid, yang artinya tubuh mengeluarkan zat besi setiap bulannya.
Mungkin kalian bertanya-tanya apa itu Hb dan apa fugsinya bagi kita? Hemoglobin adalah suatu zat di dalam sel darah merah (eritosit) yang berfungsi untuk mengikat oksigen dan menghantarkan oksigen ke seluruh sel jaringan tubuh. Hemoglobin dibentuk dari gabungan protein dan zat besi yang terdapat di dalam sel darah merah.
Bila tubuh kalian kekurangan oksigen pada otot akan menyebabkan mudah letih, lemah, lelah dan lesu. Sedangkan kekurangan oksigen pada otak akan menyebabkan kurang konsentrasi atau mudah lalai. Tentu saja, bila kamu terkena anemia prestasi belajar di sekolah bisa rendah.
Kekurangan zat besi ini yang menjadi penyebab utama terjadinya anemia lho Kids! Bila makanmu tidak menganut pola gizi seimbang, maka berpeluang besar terkena anemia.
Agar kamu terhindar dari anemia, sebaiknya makan makanan yang kaya akan zat besi dari sumber makanan hewani (daging, unggas dan ikan). Sebaiknya tidak mengonsumsi teh, kopi atau susu bersamaan saat makan, karena akan menurunkan penyerapan zat besi. Sebaliknya konsumsilah makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi seperti jeruk. Sebaiknya juga konsumsi tablet tambah darah (TTD), sesuai anjuran.
Mengetahui tingginya usia remaja yang terkena anemia, sejak tahun 2016 Merck meluncurkan kampanye “Indonesia Bebas Anemia” sebagai wujud nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap anemia. Untuk meneruskan komitmennya, Merck kembali melanjutkan kampanye “Indonesia Bebas Anemia” di tahun 2018 melalui sebuah acara peluncuran dan sesi diskusi bertemakan “Generasi Produktif, Generasi Bebas Anemia”. Tema ini diangkat dari kesadaran akan pentingnya mempersiapkan generasi penerus bangsa yang produktif dan berkualitas. Retno

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *