Tubuh yang sehat menjadi modal utama agar kita semangat menjalani gaya hidup berkualitas. Namun di sisi lain, tantangan menjaga kondisi tubuh tetap sehat semakin berat dengan berbagai tuntutan dan beban yang dijalani, sehingga kita perlu mempersiapkan proteksi yang membantu pada saat terjadi risiko seperti terkena kondisi dan penyakit kritis.

FWD Insurance pun meyakini bahwa asuransi dapat menjadi sumber kekuatan untuk terus bebaskan langkah. Untuk itulah mereka menghadirkan solusi proteksi yang mudah serta terjangkau, salah satunya melalui produk FWD Critical First Protection. Produk yang memberikan rasa tenang dalam menjaga hidup yang kita jalani sehingga tetap berkualitas sekalipun harus mengalami kondisi kritis.

FWD Critical First Protection, produk asuransi penyakit kritis yang menawarkan perlindungan yang mudah dan optimal atas berbagai kondisi kritis secara menyeluruh, tanpa batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis.

Tak hanya memberikan perlindungan yang mudah dipahami dan diklaim, tapi juga kesempatan untuk pengembalian premi di akhir masa asuransi.

Direktur, Chief of Operations, Product Proposition & Syariah Ade Bungsu mengatakan, “Kami ingin memperkenalkan produk asuransi murni generasi baru yang memberikan perlindungan secara total tanpa dibatasi jumlah maupun jenis penyakit kritis, baik penyakit yang sering terjadi seperti kanker, stroke, dan serangan jantung atau yang langka/belum diketahui. Melalui FWD Critical First Protection, kami hadirkan solusi proteksi yang tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga mudah diklaim dan mencakup berbagai kondisi kritis baik yang disebabkan oleh penyakit maupun kecelakaan. Produk ini juga bisa dimiliki siapapun dengan premi yang sangat terjangkau mulai dari Rp 300 ribuan.”

Keunggulan FWD Critical First Protection:

1. Memberikan manfaat sejak penyakit kritis stadium awal dan dapat diklaim hingga 200% dari uang pertanggungan, termasuk apabila terjadi risiko meninggal dunia.

2. Membayarkan klaim berdasarkan kondisi kritis akibat dari penyakit yang dialami maupun kecelakaan, tidak berdasarkan jenis penyakitnya.

3. Membebaskan pembayaran premi setelah dibayarkan 50% dari uang pertanggungan diberikan.

4. Kesempatan mendapatkan pengembalian premi 100% di akhir masa asuransi (jika tidak pernah terjadi klaim).

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *