Seperti diketahui bersama DKI Jakarta menjadi episentrum pandemi dengan jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain. Pemerintah Indonesia pun telah mengambil tindakan serius untuk memerangi pandemi ini, dan telah mengumumkan bahwa virus ini merupakan darurat nasional sejak 29 Februari 2020. Karenanya, pemerintah telah mengubah rumah sakit umum untuk rujukan penanganan COVID-19 dan perawatan intensif sebagai upaya awal dan mendasar untuk menangani pasien yang telah positif COVID-19.

Setidaknya terdapat 11 rumah sakit di seluruh DKI Jakarta yang ditunjuk untuk menjadi rujukan COVID-19 dengan lebih dari 3.000 pekerja medis tersebar di seluruh rumah sakit yang terlibat langsung setiap hari di zona merah dengan merawat pasien COVID-19. “Para petugas medis di zona merah atau yang terlibat langsung di lapangan perlu menjaga diri mereka dengan menggunakan APD lengkap. Sebelum dan setelah melakukan tugas penanganan pasien COVID19 para petugas medis harus melalui proses sterilisasi dengan dekontaminasi untuk mencegah penyebaran virus. Karena keterbatasan alat pemanas air di ruang perawatan COVID-19, sehingga mereka harus menggunakan air dingin untuk mandi lebih dari 3 kali sehari di jam yang tidak menentu demi menjaga sterilisasi diri para petugas medis. Bisa kita bayangkan, hal tersebut sangatlah sangat tidak nyaman, sedangkan mandi ketika melakukan sterilisasi diri dan dekontaminasi bersifat wajib,” kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan RSAL Mintoharjo Kolonel Laut (K) drg. Dwi Afrosiansi, Sp. Perio.,

Ariston Thermo Indonesia sebagai merek pemanas air terkemuka di Indonesia turut berkontribusi untuk mendukung garda terdepan pemberantas COVID-19 yakni para pekerja medis, dengan tetap memberi mereka kenyamanan bahkan pada saat mereka jauh dari kenyamanan, yakni rumah dan keluarga. Ariston selalu berkomitmen untuk memberikan kenyamanan yang berkelanjutan bagi semua orang, bahkan dalam kondisi paling ekstrem melalui produk mereka. Pada 26 Mei 2020, Ariston Thermo Indonesia menyumbangkan 150 unit produk water heater yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan rumah sakit ke 6 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta yakni RSAL Mintoharjo, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RS Bhayangkari, RS Sulianti Saroso, dan RS Gatot Subroto.

Mandi sekarang menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19, karena mandi membersihkan tubuh kita dan mendekontaminasi diri. Dengan menggunakan water heater, tentunya akan memberikan lebih banyak manfaat bagi pekerja medis yang kadang-kadang harus mandi di tengah malam atau bahkan subuh. “Mandi air hangat sangat penting selama pandemi ini, terbukti lebih efektif dalam dekontaminasi, dan juga akan memberikan manfaat medis untuk pengguna juga. Misalnya, ini membantu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan pernapasan, memberi dampak terapeutik sensasi pijatan, sehingga pengguna akan merasa rileks,” terang Ns. Yetty, S. Kep, perawat dari Perawat Pencegahan dan Pengendali Infeksi di Rumah Sakit (IPCN). Selain memberikan manfaat mandi bagi tubuh, menurut WHO, suhu 60 ° C hingga 70 ° C efektif untuk membunuh sebagian besar jenis virus, sehingga air panas sangat baik untuk mensterilisasi peralatan termasuk alat medis.

Direktur RSUP Fatmawati, dr. Mochammad Syafak Hanung, Sp.A, M.P.H juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Ariston Thermo Indonesia atas donasi produk water heater kepada RSUP Fatmawati. “Water heater ini akan kami instalasi tidak hanya di fasilitas petugas medis, melainkan juga di kamar pasien di kamar mandi petugas laboratorium. Mandi air hangat memiliki manfaat untuk orang dengan sistem kekebalan rendah, yakni pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit. Mandi air hangat membuat tubuh menjadi lebih teroksigenasi dan memungkinkan kita untuk bernapas lebih dalam dan lebih lambat, terutama ketika uap sudah muncul. Jika tubuh merasa rileks, tentunya ini juga berdampak pada sistem kekebalan tubuh, sehingga sangat baik dan penting bagi pasien di sini juga,” katanya.

Ariston Thermo Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan kenyamanan bagi keluarga di Indonesia. “Melihat keadaan ini, kita dapat melihat dengan jelas korelasi antara produk kami, dan pandemi COVID19. Sebagian besar pekerja medis jauh dari kenyamanan mereka (keluarga di rumah) dan berada dalam kondisi ekstrem (pusat perawatan COVID-19). Mengetahui bahwa mandi diperlukan dan wajib, mandi di masa pandemi ini telah terbukti sangatlah penting dibandingkan sebelumnya untuk mendekontaminasi tubuh kita, oleh karena itu, kami ingin memberi mereka kenyamanan melalui produk kami, sehingga mereka dapat lebih rileks dan merasa lebih nyaman dengan mandi dengan air hangat”, kata Bapak Erwin Lim, Direktur Pemasaran PT Ariston Thermo Indonesia.

(Foto : Ist)

 

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *