Kids, kebiasaan baik yang dipupuk sejak dini akan berdampak positif di masa depan. Contohnya, kebiasaan bangun pagi. Terlihat sepele, tapi banyak manfaatnya!

Kebiasaan anak-anak di setiap negara berbeda-beda, tergantung dari sistem pendidikan anak usia prasekolah, kebudayaan, agama, dan iklim.

Nah, terkait kebiasaan bangun pagi, ternyata anak-anak di Indonesia bangun tidur lebih awal dibandingkan anak-anak di Cina, Jepang maupun Finlandia, lho!

Hal ini berdasarkan salah satu survei yang dilakukan oleh Benesse Educational Research and Development (BERD) Institute milik Benesse Corporation.  Perusahaan pelayanan pendidikan di Jepang ini baru saja meluncurkan program edukasi Kodomo Challenge untuk anak-anak usia dini di Indonesia.

Survei dilakukan terhadap ibu-ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun dari Jepang, Indonesia, Cina, dan Finlandia. Di Indonesia sendiri, survei diikuti oleh 900 responden yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Caranya dengan mewawancarai para ibu melalui kunjungan ke rumah,” jelas Bapak Daisuke Okada, Direktur PT Benesse Indonesia.

Berdasarkan hasil survei, pada hari biasa, anak Indonesia yang bangun tidur sebelum pukul 05.30 mencapai 11,1 persen dan yang bangun pada pukul 06.00 mencapai 31,9 persen.

Alasannya, Indonesia memiliki banyak kegiatan di pagi hari dan bagi anak-anak pemeluk agama Islam harus melakukan salat Subuh.

Sementara itu, anak-anak di tiga negara lainnya (Jepang, Cina, dan Finlandia) yang bangun tidur pada pukul 05.30 hanya mencapai kurang dari 3 persen. Adapun, yang bangun pada pukul 06.00 hanya kurang dari 13 persen.  Anak-anak di Jepang, Cina, dan Finlandia ternyata lebih banyak bangun tidur pada pukul 07.00.

Wah, kebiasaan bangun pagi anak-anak Indonesia ini tentu kabar baik, ya, Kids.

Mengapa? Dengan bangun pagi, ada banyak manfaat yang kita peroleh. Antara lain, kita bisa menghirup udara pagi hari yang lebih segar. Kekebalan tubuh akan semakin meningkat bila kita rutin bangun pagi. Suasana hati kita pun jadi baik, karena bangun pagi membantu dalam pembentukan hormon kegembiraan seperti serotonin.

Nah, jika kebiasaan bangun pagi ini terus dipupuk dan dilakukan sejak usia dini, maka akan terbawa terus hingga dewasa.

“Penting bagi anak-anak untuk mulai menanamkan kebiasaan hidup yang baik sejak dini, karena ini akan berdampak kepada pertumbuhan motivasi dan kepercayaan diri anak untuk melakukan banyak hal di masa depan,” tutup Ibu Dr. Sofia Hartati., M.Si, Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Meski begitu, harus diingat bahwa kecukupan waktu tidur juga sangat penting. Jadi, bangun pagi harus dibarengi dengan tidur malam yang lebih awal juga, ya? Dengan begitu, kalian bisa beristirahat dengan cukup. (Efa)

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *