5 Profesi Baru yang Dulu Tak Ada

Dulu, sebut saja 30 tahun lalu, kalian belum lahir. Tapi Mama dan Papa sudah. Nah, dunia telah banyak berubah selama itu. Penemuan seperti internet, ponsel, media sosial, membuat kehidupan semakin dinamis dan bergerak cepat. Tak heran karir baru bermunculan secepat kilat. Hampir semuanya berfokus pada teknologi atau internet.

Mau tahu profesi-profesi yang sekarang ini muncul dan belum ada 30 tahun lalu? Simak, yuk!  Bahkan, beberapa profesi tak memerlukan gelar sarjana, lho…

YouTuber

 

Ini dia profesi keren yang paling banyak diincar generasi millenial maupun generasi Z saat ini. Kamu pasti familiar kan dengan salah satu wadah berbagi video di dunia maya, YouTube. Nah, pembuat konten video di Youtube itulah yang disebut YouTuber. Tak sedikit YouTuber memiliki penghasilan hingga ratusan juta per bulannya hanya dengan rutin mengunggah video di sana. Iming-iming penghasilan berlimpah dan kepopuleran YouTube, menjadikan profesi ini menjadi salah satu daftar teratas profesi yang banyak diinginkan oleh generasi muda saat ini. Tak perlu lulus kuliah dulu atau mendapat gelar Sarjana lho untuk menjajal profesi ini. Usia dan latar belakang YouTuber sangat beragam, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Ayo, siapa tertarik?

Blogger dan Vlogger

Blogger adalah penulis blog, suatu wadah untuk menuangkan kreativitas, ide, ataupun pengalaman pribadi yang diunggah di internet. Mirip dengan vlogger atau videoblogger. Bedanya, vlogger menggunggah konten di internet dalam bentuk video. Seiring kecanggihan teknologi seperti smartphone dan komputer, profesi ini justru menjadi tambang uang.  Bahkan, seorang vlogger dan blogger bisa menandingi penghasilan seorang pekerja kantoran.

Contoh blogger sukses Indonesia adalah Kak Raditya Dika, yang kini merambah menjadi YouTuber. Melalui blognya bernama Radityadika.com, ia menuangkan kisah pribadinya lewat tulisan bergaya kocak namun inspiratif. Berawal dari blogger inilah, Kak Raditya berhasil menulis buku dan menjadi best seller dengan judul “Kambing Jantan’. Kesuksesan dari buku berjudul Kambing Jantan ini mendorong munculnya tren penerbitan buku yang diadaptasi dari blog-blog populer.

Influencer

Menjamurnya media sosial semacam Facebook, Instagram, Twitter, maupun aplikasi video singkat seperti TikTok, Likee, melahirkan wajah-wajah baru yang memiliki banyak pengikut. Semakin banyak kalian memiliki pengikut (followers), semakin besar peluang kalian untuk dikenal luas. Otomatis, konten yang kalian unggah di media sosial, pun semakin banyak dibaca orang. Dan, kalian berpeluang besar memengaruhi orang untuk percaya atau melakukan sesuai konten yang kalian unggah. Nah, di sinilah profesi Influencer mulai muncul, yakni orang-orang yang memiliki pengikut yang cukup banyak di media sosial. Seorang Influencer bisa mendapatkan cukup banyak uang dari sini, mulai dari endorsement (mendapat komisi dengan mempromosikan suatu produk atau jasa untuk diunggah di media sosialnya), diundang menjadi pembicara, bintang iklan, dan sebagainya.

Gamer

Di zaman serba digital, bermain game bukan hanya sekadar mengisi waktu luang, namun bisa menjadi ladang penghasilan, lho! Bagi kalian yang suka game kompetisi dan punya kemampuan yang mumpuni, coba deh ikuti turnamen, baik di level lokal atau internasional. Kalau menang, hadiahnya tak tanggung-tanggung, cukup besar! Tak hanya itu, kalau kalian kreatif, bisa ikutan menciptakan game dan menjadi game developer. Tentu saja butuh ketekunan untuk bisa menjual suatu game ke pasar.

Para gamer juga menghasilkan uang dengan menjadi atlet e-sports (electronic sports). Alih-alih bertanding secara fisik, atlet e-sport lebih mementingkan strategi pertandingan melalui komputer dengan gamers lain secara online tanpa bertatap muka.

Pilot Drone

Remote Controlled Quadrocopter Composition

Saat ini banyak yang menggunakan drone atau pesawat tanpa awak sebagai salah satu alat untuk membuat sebuah video atau foto. Nah, layaknya pesawat, ada pilot yang mengendalikan drone itu. Bedanya, pilot drone mengendalikan pesawat dari jarak jauh dengan remote control. Saat ini, profesi sebagai pilot drone masih sangat sedikit dan kehadiran jasa bidik foto maupun video udara dengan drone banyak dibutuhkan, entah itu untuk keperluan pribadi hingga komersial.

Tak tanggung-tanggung, seorang pilot drone bisa dibayar mahal (mencapai jutaan)  atas jasanya mengoperasikan drone dan membidik foto atau gambar dari udara. Semua itu tergantung dari jenis drone dan tingkat kesulitan di atas langit. Bahkan,

pilot yang memiliki jam terbang tinggi atau tersertifikasi (memiliki lisensi profesional) biasanya dibayar secara khusus, per proyek atau per baterai yang digunakan. Hmm, kalian tertarik?

(Ilustrasi: Freepik)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *