15 Dongeng Indonesia dari Dancow untuk Stimulasi Perkembangan Karakter Anak

Si kecil suka meminta Moms membacakan dongeng untuknya? Yups, manfaat mendongeng memang sangat besar ya, Moms. Di antaranya dapat  membantu  anak memperkaya  kosa  kata,  meningkatkan  rasa  percaya  diri,  dan  membantu  mempelajari  bahan  bacaan  yang  lebih  sulit.

Hal ini dipertegas oleh Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis. Ia menjelaskan bahwa membacakan dongeng sangat baik untuk tumbuh kembang anak. “Membacakan dongeng untuk anak bisa dimulai sejak dini sekali, bahkan dari sejak dalam kandungan,” katanya pada acara konferensi pers “Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng 2021” yang digelar oleh Nestle Dancow Nutritods, Kamis (02/09) secara virtual.

Manfaat Membacakan dongeng

Lebih lanjut ia memaparkan beberapa manfaat membacakan dongeng yang bisa dipetik anak, yakni merangsang daya imajinasi dan kreativitas anak, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, sebagai dasar kemampuan interaksi sosial, meningkatkan literasi emosi anak, meningkatkan kemampuan berbicara, memberikan kosa kata dan pengetahuan baru, serta merangsang minat baca anak.

Tak hanya itu, studi juga menunjukkan adanya  korelasi  mendongeng  dengan  pembentukan  nilai  moral  dan  karakter anak. Sebab, melalui dongeng, Moms dan Dads dapat memberikan memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan, yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.

Agar anak mendapatkan manfaat optimal, Ratih menganjurkan agar para orangtua selektif memilih cerita dongeng untuk anak. “Pilihlah cerita yang menghibur, menginspirasi, mendidik dan mengandung nilai-nilai moral. Selain itu, pilih cerita dan tampilan buku yang sesuai dengan usia anak,” imbuhnya.

15 Dongeng Asli Indonesia

Nah, guna mendukung Moms dan Dads memastikan tumbuh kembang optimal si buah hati, Nestle Dancow menghadirkan kembali Dongeng Aku dan Kau dengan tema “Indonesia Mendongeng” yang mengangkat dongeng asli Indonesia yang kaya dengan nilai nilai budaya Indonesia.

Dijelaskan oleh Lydia Sahertian, selaku Brand Manager DANCOW Nutritods, sebagai ahli tumbuh kembang Toddler dan Prasekolah, Nestle Dancow percaya bahwa stimulasi sejak dini sangatlah penting, dan mendongeng memberikan manfaat positif bagi kemampuan kognitif, bahasa, emosional, dan perilaku sosial si buah hati.  “Karenanya, kami kembali menghadirkan Dongeng Aku dan Kau dengan dongeng-dongeng asli Indonesia yang sangat disukai anak-anak seperti Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara si Lembut Hati, Kluntung Waluh, Biwar si Pemberani. Melalui 15 cerita dongeng asli Indonesia ini, kami mengajak para orangtua untuk lebih aktif lagi membacakan dongeng kepada si buah hati untuk mempererat hubungan emosi, memberikan stimulasi, serta menjadikan dongeng Indonesia sebagai tradisi tak ternilai bagi Bunda/Ayah dan si buah hati,” katanya.

Sesuaikan dengan Usia Anak

Hal ini diamini Ratih Ibrahim. Membacakan dongeng rakyat Indonesia, katanya,  juga akan membantu anak mengenal dan mengapresiasi budaya. “Ia akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Mendongeng jadi momen menyenangkan bersama Bunda Ayah yang akan ia kenang sampai usia dewasanya nanti,” tegas Psikolog berkaca mata ini.

Lebih lanjut Ratih memberikan rekomendasi cerita dongeng yang sesuai dengan kelompok usia si kecil, antara lain:

Anak usia 1-3 tahun: pilih cerita yang ada di sekitar lingkungan anak, hal yang sudah dikenal anak. Contohnya dongeng Keong Kecil dan Rumahnya, Kancil dan Kerbau, Balas Budi Sang Rusa, Mengapa Anjing Tidak Bertanduk?, Buaya Tembaga.

Anak usia 3-5 tahun: dalam tahap usia ini, anak sangat tertarik untuk mempelajari manusia dan lingkungan. Contohnya, dongeng Pangeran Palasara si Lembut Hati, Si Kurus dan Harimau Loreng, Kisah Burung Kekekow, Ibu Kami Seekor Kucing, Biwar si Pemberani.

Anak usia > 5 tahun: Moms bisa berikan dongeng yang lebih kompleks, melibatkan sebab-akibat, cara kerja sesuatu dan menyelesaikan suatu masalah. Contohnya, dongeng Asal Mula Nama Salatiga, Kluntung Waluh, Suwidak Loro, Kilip dan Putri Bulan, Pangeran Arya dan Guling Kecilnya.

Ajarkan Nilai Kejujuran

Hal senada disampaikan oleh Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni. Ia menuturkan bahwa dongeng rakyat Indonesia mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain, yang dapat membantu si buah hati dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. “Kisah dongeng Pangeran Palasara misalnya, dapat mengajarkan si buah hati tentang pentingnya berbesar hati dan berbuat baik pada sesama.”

(kiri-kanan) Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, Ariyo Zidni – Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Meisya Siregar – Mom Celebrity, dan Lydia Sahertian, selaku Brand Manager DANCOW Nutritods dalam acara konferensi pers “Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng 2021” Kamis (02/09)

Pentingnya mendongeng ini, juga sangat disadari oleh Mom Celebrity Meisya Siregar.  Ia mengakui, membacakan dongeng bagi putra bungsunya Muhammad Bambang Arr Ray Bach yang kini hampir berusia 5 tahun, merupakan kegiatan yang menyenangkan. “Sebagai orangtua, aku harus tahu betul kapan waktu yang pas agar Bambang siap menerima dongeng dari aku. Aku harus lihat apakah dia lagi nggak mood untuk duduk manis dengan alasan lapar, ngantuk, atau pengin melakukan aktivitas lain. Setelah mempelajari dan mengamati, aku akhirnya tahu celahnya, kapan waktu yang tepat, bagaimana teknik mendongeng,  bagaimana cara berekspresi untuk mencuri perhatian dia agar tertarik, dan sebagainya. Lewat dongeng, daya imajinasi Bambang jadi makin terasah. Rasa ingin tahunya malah terlalu tinggi dan terkadang imajinasinya ‘melenceng’ dari akhir cerita yang ada di buku dongeng, hehe. Tapi itu bagus menurutku, dia nggak ragu untuk berimajinasi seliar mungkin,” cerita Meisya.

Kegiatan “Dongeng Aku dan Kau” dari Nestle juga turut mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek RI. “Kami senang dan menyambut baik Program DANCOW Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng ini yang sejalan dengan visi-misi Kemendikbudristek, khususnya Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang bercita-cita agar setiap anak Indonesia berkesempatan mendengarkan cerita dongeng. Kemendikbudristek pun terus mendorong peningkatan kompetensi mendongeng untuk guru (PAUD) dan orangtua,” katanya.

Agar stimulasi yang diberikan melalui mendongeng dapat diterima anak secara maksimal, orangtua juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi serta aktivitas anak dan lingkungan penuh cinta dari Moms dan Dads. “Dengan membeli Nestlé DANCOW 1+/3+/5+ Nutritods ukuran 800 gr atau 1 kg semua varian (bertanda khusus), orang tua bisa mendapatkan buku Dongeng Aku dan Kau secara gratis. Berbagai kegiatan Indonesia mendongeng akan didukung berbagai keseruan secara digital di antaranya mewarnai karakter via website DANCOW, tepatnya www.dancow.co.id/dpc/dongengakudankau,” tutup Lydia.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *